Buah yang umum dengan warna ungu ini memiliki banyak sekali nutrisi bagi tubuh manusia. Selain itu, buah anggur juga mudah ditanam dengan berbagai teknik dan berbagai jenis media tanam. Namun, anggur tetap saja membutuhkan media tanam yang subur. Kalau anda memiliki media tanam yang kurang subur, anda dapat melakukan tips berikut ini:

Campur Dengan Media Tanam Lain

Kalau anda memiliki media tanam yang kurang subur untuk tanaman anggur, anda bisa mencampur media tanam yang sudah anda miliki dengan media tanam baru yang lebih subur.

Media Tanam Anggur

Media Tanam Anggur

Tentu saja anda harus mengetahui media tanam yang lebih subur. Beberapa tambahan media tanam yang dapat membantu menyuburkan media tanam yang sudah anda miliki adalah sekam padi, sabut kelapa, dan arang sekam.

  • Sekam padi mengandung silika yang berfungsi untuk membuat daun tanaman anggur menjadi lebih kuat. Selain itu, tekstur sekam padi yang kasar mampu menjaga unsur hara di dalam tanah.
  • Sabut kelapa dinilai memiliki tekstur yang sangat mirip dengan tanah dan mampu menyerap air dengan lebih baik. Kalau anda kesulitan mengendalikan air yang menggenang di bawah tanaman anggur, anda bisa menggunakan sabut kelapa agar serapan air lebih maksimal.
  • Media tanam arang sekam umumnya sama seperti sekam padi. Namun, sudah dibakar terlebih dahulu. Sekam padi yang dibakar hingga menjadi bakar bisa meningkatkan beberapa unsur hara hingga membuatnya lebih higienis.

Jika anda ingin menambah media tanam yang anda miliki sekarang dengan media tanam lainnya, pastikan anda menggunakan takaran yang tepat.

Gunakan Pupuk Organik

Cara lainnya yang bisa menyuburkan media tanam untuk tanaman anggur adalah menggunakan pupuk organik. Kelebihan pupuk organik adalah lebih alami dan mengandung berbagai mikroorganisme penting untuk perkembangan tanaman anggur.

Pupuk Organik Cair GDM

Pupuk Organik Cair GDM

Beberapa pupuk organik yang bisa anda gunakan adalah pupuk kandang, pupuk hijau, pupuk kompos, dan humus.

  • Pupuk kandang merupakan pupuk yang terbentuk dari berbagai kotoran hewan, seperti kotoran ayam, sapi, kambing, dan hewan lainnya. Kotoran hewan umumnya mengandung mikroorganisme, seperti bakteri yang berguna untuk membuat kotoran menjadi busuk.
  • Bakteri yang berguna untuk membuat media tanam lebih berkualitas. Selain itu, pupuk kandang juga mengandung nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, kalsium, sulfur, besi, tembaga, dan natrium.
  • Berbeda dengan pupuk kandang, pupuk hijau merupakan pupuk yang terbentuk dari pembusukan tanaman hijau. Beda jenis tanaman yang membentuk pupuk kandang, beda pula kandungan nutrisi pupuk tersebut.
  • Pupuk kandang dari tanaman kacang-kacang dipercaya memiliki kandungan nitrogen yang lebih tinggi. Anggur sendiri juga membutuhkan nitrogen dalam jumlah yang cukup banyak.
  • Gabungan antara kotoran hewan dan sisa tanaman membuat pupuk kompos. Pupuk yang satu ini merupakan pupuk dari kotoran hewan dan sisa tanaman yang telah membusuk karena jamur, bakteri, atau cacing tanah.
  • Humus adalah pupuk yang terbuat dari pelapukan daun atau batang suatu tumbuhan. Pupuk humus memiliki fungsi untuk membuat media tanam menyerap air lebih baik dan mencegah tanaman anggur keracunan.

Sebuah penelitian telah menyimpulkan bahwa pemberian pupuk sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman anggur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman ini. Selain itu Anda juga harus tau takaran atau dosis yang sesuai untuk tanaman anggur agar lebih maksimal, Maka diperlukan proses pemupukan anggur secara tepat. Mungkin anda berpikir kalau memberikan pupuk yang banyak akan membuat kualitas media tanam menjadi lebih baik dalam waktu singkat. Nyatanya, hal itu sangat salah karena kebanyakan pupuk justru membuat tanaman anggur jadi mudah terserang penyakit.

Tambahkan Lamun

Sebagai informasi, lamun merupakan tanaman berbunga dan berbiji satu yang biasanya tumbuh pada tanah laut dangkal. Meski biasanya ditemukan di laut dangkal, tanaman yang satu ini juga bisa tinggal di daratan. Lamun memiliki banyak sekali manfaat, seperti sebagai bahan pakan dan mencegah banjir. Salah satu fungsi lamun untuk media tanam adalah meningkatkan unsur kalium. Kalium sendiri unsur hara makro atau unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman anggur. Selain itu, lamun juga bisa mencegah gangguan hama karena sifatnya yang memang mengusir hama.

Pastikan Derajat Keasaman Media Tanam

Derajat keasaman sangat penting untuk mengukur kualitas media tanam yang anda gunakan. Pertumbuhan tanaman anggur sangat berpengaruh terhadap derajat keasaman media tanam. Anggur akan tumbuh dengan baik pada media tanam dengan derajat keasaman sekitar 6,5 – 7. Media tanam yang terlalu asam atau basa akan memicu pertumbuhan mikroorganisme di dalam tanah yang tidak baik untuk tanaman anggur. Anda dapat mengukur derajat keasaman media tanam menggunakan pH meter. Jika media tanam terlalu asam, gunakan kapur untuk membuatnya kembali menjadi netral. Kalau media tanam terlalu basa, anda dapat menggunakan pupuk sulfur yang disebarkan secara merata pada media tanam.

Buat Sistem Drainase

Cara selanjutnya yang dapat anda lakukan untuk membuat media tanam menjadi lebih subur adalah dengan membuat sistem drainase yang benar. Sistem drainase sangat erat berkaitan dengan air dalam tanah. Jika tanah tidak bisa menyerap air dengan benar, maka air akan mengenang hingga membuat tanaman anggur membusuk. Kalau air terus mengalir di atas tanah, kemungkinan besar unsur hara dari tanah juga akan terserap. Cara membuat sistem drainase untuk tanaman anggur sebenarnya sangat mudah. Anda cukup membuat beberapa parit sebagai tempat penampungan air. Selanjutnya, anda dapat menggunakan air tersebut untuk menyiram tanaman anggur lagi.

Lakukan Perawatan Secara Konsisten

Cara terakhir yang harus anda lakukan agar media tanam semakin berkualitas adalah melakukan perawatan yang benar secara konsisten. Media tanam anggur harus dirawat dengan cara menyiram dan memberikan pupuk secara benar. Tanaman anggur umumnya membutuhkan air sekitar 500 ml hingga 1200 ml setiap tahunnya. Karena itu, anda harus menyiram tanaman ini setiap hari dengan jumlah yang tepat. Selain itu, pastikan tidak ada genangan di atas media tanam. Kalau ada, anda harus segera membuat sistem drainase yang telah disebutkan sebelumnya.

Pohon Anggur Subur

Pohon Anggur Subur

Selain itu, pemberian pupuk dengan kandungan dan jumlah yang tepat juga harus anda lakukan untuk membuat kualitas media tanam meningkat. Jangan memberikan pupuk hanya pada hari tertentu. Anggur juga merupakan tanaman yang butuh sinar matahari dalam jumlah yang cukup banyak. Intensitas cahaya matahari yang tepat untuk tanaman anggur adalah lebih dari 75%. Menyinari tanaman anggur juga akan meningkatkan kualitas media tanam. Anggur membutuhkan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis. Hasil dari proses fotosintesis ini akan dikirim ke akar atau media tanam.

Itulah tips membuat media tanam untuk tanaman anggur menjadi lebih subur. Melakukan perawatan yang tepat secara konsisten merupakan kunci yang paling penting untuk membuat media tanam menjadi lebih baik sehingga tanaman anggur juga tumbuh dengan lebih cepat.

Baca Juga : Cara Grafting Anggur