Fokus pada pembuatan media tanam merupakan kunci dalam budidaya sayuran organik di rumah. Karena dengan tanah yang subur, steril dan gembur akan menghasilkan tanaman yang sehat, kuat terhadap hama dan penyakit serta produksi nya tinggi. Lalu bagaimana kalau kita kesulitan mendapatkan produk media tanam organik ? maka solusinya adalah bisa membeli media tanam jadi yang dijual di toko bunga atau kios bunga yang ada di pinggir jalan. Tetapi media tanam yang biasanya dijual belum jadi maksimal, maksudnya adalah media tanam yang mereka jual belum terfermentasi secara sempurna. Maka kita harus mematangkannya dulu kurang lebih satu minggu. Caranya media tanam kita taruh dalam polybag / pot kemudian kita sirami selama satu minggu tidak usah ditanami dulu sambil kita menyiapkan bibit tanamanya. Sembari menunggu media tanam jadi sempurna kita bisa menyemai bibit tanaman kurang lebih 10 – 12 hari.

media tanam organik

Media Tanam Organik

Kalau kita memang tinggal di daerah yang mudah mendapatkan tanah, maka bisa kita cari tanah yang ada di pekarangan rumah. Biasanya di pekarangan rumah banyak pohon sehingga banyak daun yang rontok, sehingga kita bisa memanfaatkan daun yang sudah rontok dan membusuk ini untuk diolah menjadi media tanam organik karena tanah dibagian atas kurang lebih 30 cm itu banyak mengandung humus yang berasal dari daun kering dan ranting yang sudah membusuk juga berasal dari cacing. Salah satu hal yang penting dari cacing adalah kotorannya bisa untuk media tanam yang disebut dengan kascing. Kotoran cacing ini mengandung beberapa unsur yang dibutuhkan oleh tanaman.

Cara Menjaga Media Tetap Bagus Selama Proses Menanam

Supaya media tanam kita tetap bagus selama proses untuk menanam, maka setelah kita mendapatkan media pertama yang bagus, kita tambahkan lagi setiap periode seminggu sekali bisa ditambahkan mol atau EM4 dan pupuk organik cair / pupuk yang terbuat dari bahan organik. Bahan-bahan organik bisa didapat dari limbah dapur (potongan sayur, kulit buah, air cucian beras, daun kering, pucuk tanaman yang dipangkas, kotoran hewan, jerami dan banyak lagi) Selain itu bisa juga dari sekam mentah yang dicampurkan dalam kompos.

baca : Manfaat dan Tujuan Pertanian Organik

Proses feeding atau pemberian supply nutrisi dalam media tanam ini sangat penting agar media tanam selalu dalam kondisi yang subur, steril dan gembur sehingga tanaman akan bertahan lama dan maksimal.

pembuatan media tanam organik

Proses Pembuatan Media Tanam Organik

Kalau kita niat untuk berkebun maka kita tidak akan malu untuk mengambil sampah rumah tangga atau pasar, restoran dan pedagang buah. Semuanya bisa dimanfaatkan karena sisa sampah tersebut bisa kita komposkan. Selain itu bisa memanfaatkan daun-daun kering, rumput dan sebagainya. Jadi intinya adalah fokuskan ke pembuatan media tanam yang bagus agar tanaman tumbuh subur, tahan terhadap hama dan penyakit dan bisa menghasilkan produksi tanaman secara maksimal. Kita juga harus mempunyai tempat untuk membuat kompos, supaya kita memiliki supplai kompos untuk memberikan nutrisi ke media tanah nya.

Bagaimana Cara Tanam Organik Kalau Tanah Keras ?

Pertama kita harus siapkan kompos dan pupuk organik cair, dan aplikasikan kedalam tanah tersebut secara rutin seminggu sekali, nanti lama-lama tanah yang keras tersebut akan menjadi gembur dengan seiring masuknya pupuk organik dan mikroba.

Demikian sedikit tips berkebun secara organik diantaranya adalah fokus pada media tanam yang bagus dan pemberian makanan atau nutrisi ke media tanam tersebut. Semoga bermanfaat dan maju terus pertanian Indonesia.