Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi siang sore dan malam sahabat dimanapun berada ketemu lagi dengan saya, masih di tanamanbuah.com , pada kesempatan kali ini saya akan menginformasikan kepada sobat semua tentang satu alat murah tetapi wajib dimiliki oleh para petani. Apakah itu ? Alat yang saya maksud adalah PH meter atau PH tester.

Alat PH Meter

Alat PH Meter Digital

PH itu adalah salah satu faktor yang sangat menentukan pupuk yang kita berikan di tanah pada tanaman kita itu bisa diserap atau tidak. Silakan lihat pada tabel dibawah ini :

Tabel PH Tanah

Tabel PH Tanah

Teman-teman bisa melihatnya pada tabel tersebut, posisinya dari asam sampai ke basah terus kemudian lebar tipisnya diagram itu adalah menunjukkan dia tersedia ataupun tidak. Semakin tipis berarti dia semakin tidak tersedia, semakin lebar maka dia semakin tersedia. Bisa dilihat dari tabel ini teman-teman bahwa untuk pH netral semua unsur hara makro yaitu nitrogen, fosfor dan kalium itu bisa diserap atau bisa tersedia di tanah kita dalam keadaan yang banyak. Artinya mereka memang unsur makro maka diperlukan dalam jumlah yang banyak dan diharapkan di tanah kita itu tersedia dalam jumlah yang banyak. Sementara masih di dalam pH yang netral yaitu PH antara 6 sampai 7, dia untuk unsur-unsur mikro maka dia semakin tipis artinya semakin tidak tersedia. Unsur yang mikro tidak tersedia ini adalah menjadi satu keuntungan bagi tanaman kita pada pH yang netral di mana karena memang tanaman kita memerlukan dalam jumlah yang sangat sedikit. Apabila unsur-unsur mikro terutama besi tersedia dalam jumlah banyak seperti yang tertera pada tanah asam (pH nya turun) maka bisa dilihat bahwa ketika tanah kita itu asam maka besi akan lebih banyak tersedia.

Kandungan Besi dalam Tanah

Ilustrasi Kandungan Besi dalam Tanah

Besi yang banyak tersedia ini merupakan satu kerugian bagi tanaman kita di mana tanaman kita yang terjadi bukan malah subur tetapi adalah malah semakin keracunan. Pada tanaman cabe merah ya biasanya keracunan itu adanya bintik-bintik hitam yang terdapat di dalam daun, di mana bintik-bintik hitam itu adalah akumulasi dari pada (Fe) yang terlalu banyak atau secara ilmiah disebut “nekrosis”. Di mana nekrosis ini merupakan sel tumbuhan atau sel pada daun yang pada dasarnya itu adalah sel yang mati dan dia tidak bisa berkembang atau mensupport pertumbuhan tanaman dengan baik dan benar.

PH sekali lagi adalah menjamin terserapnya nutrisi yang kita berikan kepada tanaman sehingga dengan PH Itu kita bisa mengkondisikan tanah kita dalam kondisi yang benar, dan dalam kondisi yang baik. Adalah satu kerugian apabila kita sudah memupuk ternyata tidak bisa diserap oleh tanaman. Kita sudah mengeluarkan uang serta mengeluarkan input produksi berupa pupuk, tetapi ketika diaplikasikan tidak terserap dengan baik dan benar malah pupuk yang kita berikan itu adalah terjerat oleh koloid tanah maupun unsur-unsur yang memang mengikat unsur hara kita sehingga tidak tersedia dan tidak bisa diserap oleh tanaman kita. Maka PH meter ini adalah solusi utama dan pertama di mana kita akan mengkondisikan tanah kita.

Berikut ini adalah salah satu contoh alat pH yang wajib untuk dimiliki bagi kita yang bergerak di budidaya pertanian. PH meter yang saya miliki ini adalah pH yang kebetulan adalah PH digital. PH meter itu banyak macamnya ada yang digital seperti yang saya miliki ini, ada yang memakai jarum dan ada juga yang bentuknya itu seperti paku besar. Saya akan menginformasikan bagian-bagian dari pada pH meter ini.

PH meter digital

PH meter digital

Ini adalah tombol on-off untuk menghidupkan alat ini. Alat PH dalam bentuk digital ini bisa digunakan untuk mengukur PH, bisa digunakan untuk mengukur suhu, bisa digunakan untuk mengukur intensitas cahaya matahari, dan bisa juga digunakan untuk mengetahui kelembaban dalam tanah kita.

Menu PH Meter

Menu PH Meter

Pada layar yang pertama ini terlihat di sini adalah menu intensitas sinar matahari. Di mana intensitas sinar matahari ini ada 5 level yang tersedia, yaitu: low min, low plus, normal, high min dan high plus. Jadi ada 5 indikator atau 5 tingkat intensitas cahaya tetapi sayangnya intensitas cahaya bukan berupa nomor tetapi berupa indikator saja.

Alat Ukur PH Meter

Alat Ukur PH Meter

Terus kemudian yang berikutnya ini adalah PH meter. Di sini karena belum menancap ke media maka dia PH nya normal. Dan di belakang sini terdapat alat yang digunakan untuk men-switch apakah ke PH atau ke temperatur. Ketika kita switch maka dia akan muncul indikator temperaturnya berkisar sekitar 28 derajat Celcius. Celcius ini juga bisa dirubah dalam bentuk Fahrenheit.

alat ukur kelembapan

alat ukur kelembapan

Dibawahnya ini juga ada yang seperti yang saya tulis tadi adalah tentang kelembaban, di mana kelembaban ini ada 5 level yaitu : Dry min, Dry plus, Normal, Wet min dan Wet plus.

Yang paling utama itu adalah bagaimana kita bisa melihat PH. PH bisa kita lihat melalui tombol yang memang sudah kelihatan seperti. Caranya adalah kita lepas pelindung sensornya, dan tinggal kita masukkan ke dalam tanah kita, tunggu beberapa saat maka kita siap untuk melihat nilai ph yang ada di tanah kita.

Sementara demikian temen-temen informasi yang bisa saya sampaikan mengenai alat pengukur PH ini. Dan pada kesempatan lain, saya akan menginformasikan bagaimana cara menggunakannya di lahan dan juga bagaimana menentukan dosis kapur yang akan saya sajikan pada artikel berikutnya. Sampai disini dulu Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.