Pada segmen tips kali ini, tanamanbuah.com akan mencoba berbagi informasi bagaimana cara mencegah dan mengatasi ayam indukan yang memakan telurnya sendiri. Bagi anda yang beternak kandang battery tentu hal ini tidak menjadi masalah. Akan tetapi bagi peternak yang memilih kandang umbaran, tentu akan menjadi masalah karena beberapa telur akan pecah/habis dimakan ayam tersebut. Nah kali ini kita akan mencari tahu apa penyebab sesungguhnya dibalik ayam-ayam yang memakan telurnya sendiri.

Ayam Makan Telur Sendiri

Ayam Makan Telur Sendiri

Penyebab Ayam Memakan Telur Sendiri

Tentu ada diantara kalian yang mengalami atau melihat kejadian ketika seekor ayam memakan telurnya sendiri. Mengapa terjadi demikian? Diantara penyebab-penyebab seekor ayam memakan telurnya sendiri adalah sebagai berikut:

  1. Ayam kurang kalsium. Seekor ayam memerlukan kalsium. Ayam selalu mencari makanan tambahan guna memenuhi kebutuhan kalsiumnya walaupun sudah kenyang makan. Tetap saja kalau dirasa kebutuhan kalsiumnya kurang, maka secara naluri ayam akan memenuhi kebutuhan kalsium tersebut. Dan ketika ayam mengetahui ada kalsium dicangkang telur, maka ayam akan terdorong untuk memakannya.
  2. Kurangnya cairan, vitamin dan nutrisi ayam. Ketika ayam merasa kurang nutrisi dan haus yang berlebihan, maka ayam akan mencari sumber tersebut. Dan ketika menemukan sumber tersebut, secara naluri ayam akan mematuk-matuk telur sehingga pecah dan ayam akan segera memakannya.
  3. Naluri induk ayam memeriksa ketebalan telur. Bisa jadi ayam memeriksa kekuatan cangkang telurnya. Secara naluri terkadang ayam mengecek kondisi kualitas cangkang telurnya, apakah tipis atau tebal dan kuat. Karena bagi ayam, cangkang yang kuat dan tebal maka prosentase menetasnya akan lebih tinggi.
  4. Ayam mencontoh perilaku ayam lain. Ayam memakan telurnya bisa juga dikarenakan mencontoh perilaku ayam yang lain. Ayam adalah binatang yang cepat belajar mengenali sesuatu seperti halnya ayam akan mengenali siapa tuannya. Jadi ketika melihat ayam-ayam lain memakan telur, maka ayam-ayam inipun meniru/ikut-ikutan memakan telur tersebut.
  5. Ayam selalu ingin tahu dan penasaran benda disekitar. Bisa jadi karena ayam selalu penasaran dan ingin tahu benda-benda di dekatnya. Maka ayam yang penasaran ini mematuk-matuk telur tersebut sehingga retak.

Fakta Ayam Memakan Telur Sendiri

Anda juga harus tahu fakta yang sebenarnya yaitu ayam hanya memakan telur yang sudah retak karena melihat isi telur dan lapisan putih yang ada didalamnya. Bagi ayam, telur yang sudah pecah dan retak tersebut bukan lagi sebuah telur melainkan benda yang lain. Karena secara naluri ayam-ayam ini akan melindungi telur dan tidak tertarik menghancurkan telur apalagi merusak dan memakannya.

Ayam Memakan Telur Sendiri

Ayam Memakan Telur Sendiri

Selama masih berbentuk sebuah telur utuh, maka secara naluri ayam-ayam ini tidak tertarik dengan telur. Kalau ayam ini sedang dalam proses bertelur, maka ayam akan melindungi telur tersebut agar tidak rusak. Kalau ayam-ayam ini sedang tidak dalam proses bertelur maka telur-telur ini akan tetap aman.

Ayam ketika mematuk telur sebenarnya bukan tertarik telurnya akan tetapi lebih tertarik pada benda yang menempel pada permukaan telur tersebut sehingga bisa berakibat merusak cangkang telur. Dan ketika sudah rusak/berlubang maka ayam akan memakan telur tersebut. Bisa juga karena kondisi telur yang basah dan ayam tertarik mematuk cairan yang menempel di permukaan telur tersebut. Jadi yang terjadi sebenarnya adalah ayam-ayam tersebut tidak sengaja merusak telurnya sendiri.

Cara Mencegah dan Mengatasi Ayam Memakan Telur Sendiri

Untuk menjaga agar telur-telur ini tetap aman dari kerusakan, atau dari perilaku ayam yang memakan telur sendiri, yang harus kita perhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Berikan minum yang cukup dan mengandung vitamin serta suplemen penunjang yang lain.
  2. Berikan makanan yang penuh protein dan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan ayam tersebut. Karena ayam yang sehat dan tercukupi nutrisinya maka ayam tersebut cenderung lebih tenang.
  3. Jangan biarkan ayam-ayam tersebut bosan dan jenuh dengan suasana kandang. Alangkah baiknya kalau ayam-ayam tersebut memiliki tempat yang nyaman serta alami dengan menerapkan sistem kandang umbaran terbatas. Jangan lupa untuk menerapkan pola pakan semi fermented sehingga ayam memiliki kesibukian secara naluri alamiah untuk makan dengan mencari pakan di media pakan semi fermented tersebut.

Panduan Makanan Ayam Agar Tercukupi Nutrisinya

Bagi ayam petelur, untuk mencukupi nutrisi bisa menggunakan jagung, konsentrat atau brand pollard / konsentrat yang dibuat dengan pola semi fermented agar bahan-bahan ini yang tadinya berupa serat kasar akan menjadi protein sel tunggal (PST).

Pakan Ayam Semi Fermented

Pakan Ayam Semi Fermented

Untuk ayam kampung guna mengirit dan menghemat biaya pakan, maka anda bisa memanfaatkan limbah dapur, seperti ampas kelapa yang dicampur dengan pakan semi fermented dan bisa diberikan langsung ke ayam.

Anda juga bisa membuat pakan fermentasi yang berasal dari sisa-sisa makanan catering/rumah makan atau bisa juga dari dapur anda. Setelah terfermentasi maka bisa dicampur dengan dedak dan brand pollard agar menjadi pakan semi fermented sehingga berprotein tinggi untuk ayam-ayam anda.

Bagi ayam petelur, tentu membutuhkan asupan kalsium yang cukup tinggi. Apalagi ayam-ayam ini sedang dalam masa produktif. Untuk itu sesekali dalam seminggu anda bisa memberikan ayam tersebut cangkang telur. Caranya dengan meremukkan dulu cangkang telur kedalam makanan semi fermented. Berikan setidaknya 1-2 minggu sekali.

Semoga tips cara mengatasi ayam yang memakan telurnya sendiri ini bisa bermanfaat buat anda.

Baca Juga : Cara Membuat Pakan Semi Fermentasi