Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas bagaimana cara pemupukan bibit kelapa sawit di pre nursery yang dilakukan pada umur 4 minggu setelah tanam, namun untuk memudahkan biasanya dilakukan pemupukan pertama mulai umur satu bulan setelah tanam kecambah. Untuk lebih tepatnya kisaran 28 hari atau 4 minggu namun biasanya kita bulatkan menjadi 30 hari setelah penanaman kecambah.

Pembibitan Pre Nursery Kelapa Sawit

Pembibitan Pre Nursery Kelapa Sawit

Pemupukan di pre nursery ini adalah dengan menggunakan pupuk tunggal jenis Urea. Mungkin banyak masyarakat atau para planters semuanya takut menggunakan pupuk urea. Bahwa prinsip kerja urea ini memang dia akan membakar, akan tetapi jika konsentrasinya pas, maka pupuk urea ini sangat baik sekali untuk pemupukan. Tetapi harus diperhatikan bahwa ketidakpahaman penggunaan pupuk urea ini, bisa menjadi banyak hal.

Dosis Pemupukan Bibit Kelapa Sawit Pre Nursery

Dosis di prenursery ini adalah 30 gram pada aplikasi yang pertama sampai yang ke sepuluh, dengan dosis 30 gram per 15 liter air / 500 bibit. Dimana program pemupukan ini akan berjalan sepuluh rotasi yang dilakukan pengaplikasian setiap minggu. Kemudian akan naik menjadi 40 gr Urea + 15 gr KCL / 15 liter air / 500 bibit. Gunanya adalah untuk mengingkatkan perbesaran bonggol pada pembibitan Pre nrusery ini. Yang paling penting dalam penggunaan urea ini adalah bagaimana cara melarutkannya. Jadi kalau urea ini karena sifat higroskopis yang tinggi, maka sering terjadi ketika daun kena urea, maka terjadi plasmolisis atau pecahnya sel. Maka yang harus diperhatikan adalah proses pelarutannya sebelum larutan itu digunakan.

Dosis Pupuk Urea Untuk Pembibitan PN

Dosis Pupuk Urea Untuk Pembibitan PN

Jka Ada setitik urea yang tidak larut kemudian disiramkan ke dalam bibit, maka daun akan muncul bintik kuning. Banyak orang mengira itu adalah terkena penyakit curvularia atau penyakit yang lainnya. Padahal tidak benar, karena hal itu adalah reaksi dari ketidak larutan urea. Urea dalam pencampurannya itu wajib menggunakan sistem larutan induk. Dimana urea harus dilarutkan dulu dalam wadah supaya larut sempurna.

Cara Pengaplikasian Pupuk Urea

Untuk pengaplikasian pupuk urea ini bisa disemprotkan atau disiramkan, namun yang paling efisien adalah disiramkan secara merata. Satu hal yang harus diperhatikan oleh para planters, adalah ketika menyirami bibit kelapa sawit, dalam satu bedengan itu usahakan merata, baik ditengah maupun pinggir. Karena daerah yang paling kritis itu di bagian pinggir.

Penyemprotan Secara Merata

Penyemprotan Secara Merata

Pentingnya Pre Nursery ini adalah ketepatan waktu dan ketepatan ukuran pupuknya. Karena Bibit yang masih di Pre Nursery sejatinya dia belum butuh unsur hara yang banyak akan tetapi dia masih membutuhkan air. Cangkang atau klentheng bibit kelapa sawit ini masih membawa makanan sehingga pemupukan pertama dimulai dari 30 hari setelah penanaman kecambah.

Cara Mencampur Pupuk Urea

Penggunaan urea dalam pelarutannya harus ditakar dengan benar-benar. Jika tidak ditakar maka akan terjadi kegosongan dalam daun kelapa sawitnya. Pada gambar dibawah ini saya ilustrasikan, anda bisa lihat :

Penakaran Menggunakan MUG

Penakaran Menggunakan MUG

Dalam satu mug kecil diatas kapasitasnya 40 gram. Jadi sebelum kita melakukan pemupukkan, maka kita akan membuat larutan stok. Misalnya dengan menuggunakan drum kapasitas 200 liter maka penggunaan ureanya adalah : 200 lt / 15 lt x 30 gram = 400 gram.

Langkah-langkah menakar dan mencampur pupuk urea sebagai berikut:

  1. Ditakar sebanyak 10 mug. Jadi 40 gram x 10 = 400 gram.

    Penakaran dengan Mug

    Penakaran dengan Mug

  2. Larutkan sempurna pada ember kecil. nanti akan berasa dingin cairannya dan pastikan terlarut sempurna.

    Pelarutan Pupuk Urea

    Pelarutan Pupuk Urea

  3. Lakukan pengadukan yang cukup lama biar sempurna kelarutannya.

    Proses Pengadukan Pupuk

    Proses Pengadukan Pupuk

  4. Campuran urea dalam ember kecil dimasukkan ke dalam drum sampai volume 200 liter dan diaduk rata.

    Pencampuran Pupuk Urea Ke dalam Drum

    Pencampuran Pupuk Urea Ke dalam Drum

  5. Larutan urea sudah bisa diaplikasikan dengan gembor ukuran 7,5 liter untuk 250 bibit.

    Aplikasi Penyemprotan Pupuk Urea

    Aplikasi Penyemprotan Pupuk Urea

  6. Ambil 5 polybag dalam susunan dan ditandai sehingga total 7,5 liter untuk 250 bibit.

    Aplikasi Untuk 250 Bibit Kelapa Sawit

    Aplikasi Untuk 250 Bibit Kelapa Sawit

  7. Dilanjutkan dengan aplikasi 7,5 liter untuk 250 bibit disisi lainnya. Jadi total 15 liter untuk 500 bibit.

Dan berikut ini adalah kondisi bibit setelah selesai dipupuk.

Kondisi Bibit Setelah Pemupukan

Kondisi Bibit Setelah Pemupukan

Baik sobat tani Indonesia dan Planters, mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan melalui website tanamanbuah ini, semoga bermanfaat dan tetap semangat berkreasi.

Baca Juga: