Untuk mendapatkan tanaman tumbuh dengan baik dan berproduksi secara lebih maksimal kita biasa menggunakan pupuk sintetis karena memang reaksinya cepat dan dalam hitungan beberapa hari saja setelah diaplikasikan maka reaksinya sudah langsung kelihatan. Akan tetapi, ditengah kenaikan harga pupuk subsidi dan nonsubsidi, maka meminimalkan penggunaan pupuk sitetis adalah salah satu cara untuk menurunkan biaya produksi. Salah satu cara untuk meminimalkan penggunaan pupuk sintetis adalah dengan membuat pupuk organik sendiri yang dapat mensubstitusi sebagian penggunaan dari pupuk sintetis itu sendiri.

Pada postingan kali ini, kita akan membahas pembuatan pupuk organik cair yang kaya akan asam amino dan beberapa manfaatnya. Tujuan dari pembuatan pupuk organik cair sendiri adalah upaya kita untuk menekan biaya produksi sehingga keuntungan dari usaha kita lebih meningkat dan juga dapat memelihara media tanam kita.

Apa itu asam amino?

Asam Amino

Asam Amino

Secara definisinya, asam amino adalah senyawa yang terbentuk dari proses hidrolisis ikatan peptida pada protein. Pada dasarnya, semua makhluk hidup membutuhkan asam amino termasuk tanaman kita. Tanaman membutuhkan asam amino untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan dan hasil produksi tanaman.

Manfaat asam amino untuk tanaman

  1. Menurut beberapa penelitian, asam amino selain dapat mempengaruhi aktivitas fisiologi tanaman, dapat juga membantu meningkatkan aktivitas dan populasi mikroorganisme yang menguntungkan didalam tanah pertanian kita.
  2. Ketika asam amino diaplikasikan pada tanaman maka dapat meningkatkan kandungan klorofil serta laju fotosintetis.
  3. Asam amino juga berfngsi sebagai hormon pengatur pertumbuhan tanaman (fitohormon).
  4. Asam amino dapat meminimalkan terjadinya stress lingkungan seperti diakibatkan perubahan suhu yang ekstrim atau karena proses pemindahan tanam.
  5. Asam amino dapat membantu dalam memodifikasi stomata tanaman agar terbuka lebih lama sehingga metabolisme tanaman juga berlangsung lebih lama.
  6. Asam amino dapat membantu meningkatkan kualitas hasil produksi tanaman.

Bahan pembuatan pupuk organik cair

Sekarang kita akan membahas bagaimana cara pembuatan POC / pupuk organik cair yang kaya akan asam amino. Sebagai langkah awal, siapkan dahulu bahan-bahanya sebagai berikut:

  • Hewan yang mengandung protein (bisa ikan atau keong mas yang ada di sawah). Kita akan mencoba menggunakan keong mas dengan pertimbangan mudah didapat dan untuk mengurangi populasi keong hama di sawah. Siapkan kira-kira 2 Kg keong mas.
  • Untuk mempercepat proses asam amino kita butuh enzym, untuk itu kita membutuhkan enzym bromelain yang ada di buah nanas, atau enzym papain yang ada di daun pepaya. Siapkan 500 gram daun pepaya.
  • Untuk dekomposer, kita bisa menggunakan EM4 atau MOL. Siapkan 200 ml dekomposer EM4.
  • Untuk mengaktifkan bakteri dekomposer, kita perlu molase yaitu gula. Bisa menggunakan gula pasir atau gula jawa.
  • Siapkan air hujan sebanyak 3 liter.

Untuk mulai proses pembuatan pupuk organik cair kita perlu siapkan wadah atau ember yang telah dilubangi tutupnya dan dipasang selang untuk fermentasinya. Lebih jelasnya bisa lihat gambar berikut ini.

Langkah-langkah pembuatan pupuk organik cair.

  1. Rebus 2 liter air hujan sampai mendidih.
  2. Masukkan gula dan aduk hingga larut. Sesudah larut tunggu sampai suhu turun sekitar 60 derajat celcius.
  3. Blender kulit nanas atau daun pepaya sampai halus (bisa dibantu dengan menambahkan air sedikit).
  4. Cincang daging keong mas sampai halus.
  5. Masukkan daging keong ke dalam air yang sudah didiamkan tadi.
  6. Tuang air dan keong tadi kedalam wadah atau ember yang sudah disiapkan.
  7. Tuang blenderan kulit pepaya atau buah nanas kedalam ember.
  8. Masukkan dekomposer sebanyak 200 ml. Aduk hingga merata dan tutup agar terfermentasi sempurna. Kira-kira dua mingguan.

Dosis aplikasi pupuk organik cair

Untuk pengaplikasiannya bisa dicampur dengan pupuk foliar, bakteri fotosintesis atau fitohormon dengan dosis 2-4 ml/lt air dengan cara disemprot.

Untuk sistem kocor bisa menggunakan dosis 5-10 ml/liter air dengan campuran PGPR, trichoderma kocor, JAKABA, dan POC kocor lainnya.

Demikian pembahasan mengenai cara pembuatan POC/pupuk organik cair yang kaya akan asam amino beserta manfaatnya bagi pertumbuhan tanaman. Semoga membantu dan salam tani Indonesia.

Baca Juga : POC Urin Kelinci