Salam planter Indonesia, kembali lagi di blog tanamanbuah.com, pada kesempatan kali ini kita akan membahas berkaitan dengan jenis-jenis kacangan penutup tanah atau yang disebut namanya LCC legume cover crop. Karena bahwa bangsa kacangan merupakan bangsa Legume yang digunakan dalam sistem perkebunan kelapa sawit yang ditanam dengan beberapa tujuan.

Tujuan Kacangan di Kelapa Sawit

  1. Tujuan yang pertama adalah bagaimana menekan pertumbuhan gulma yang nantinya akan bisa memperlebar biaya investasi di dalam sistem penanaman kita.
  2. Adalah memperbanyak bahan organik hasil dari dekomposisi dedaunan leguminosae ataupun kacangan yang kita tanam.
  3. Adalah bahwa adanya fungsi penambatan nitrogen dari udara bebas yang dilakukan oleh rhizobium yang tumbuh pada bintil akar kacangan itu sendiri.
  4. Untuk menahan erosi di dalam lahan yang baru saja kita buka.

Terkait banyaknya manfaat itu, maka perkebunan skala besar atau misalnya perusahaan, maka menggunakan leguminosa cover crop ataupun kacangan ini adalah sebuah modal investasi untuk menekan modal atau investasi di waktu yang akan datang.

Penanaman kacangan yang tidak berhasil maka perusahaan memberikan sebuah biaya lagi dalam bentuk tenaga kerja, pengendalian gulma, biaya racun atau herbisida dan biaya lain-lainnya. Maka penanaman Legume untuk perusahaan bersifat wajib. Bagaimana dengan masyarakat ketika hal baik berkaitan dengan kacangan tidak mencoba melakukan penanaman Leguminosae Cover Crop atau kacangan ini?

Manfaat Kacangan pada Kelapa Sawit

Dengan adanya manfaat yang banyak dan yang paling penting manfaatnya adalah bagaimana menekan biaya investasi di dalam sistem penanaman kelapa sawit ini atau budidaya kelapa sawit ini. Yaitu dengan menekan penggunaan peranti biaya untuk pemberantasan gulma nya.

Jenis Kacangan pada Kelapa Sawit

Masih banyak yang bertanya mengenai kacangan apa saja yang banyak dipakai yang digunakan untuk kelapa sawit? Saya kenalkan beberapa jenis kacangan yang ada yaitu adalah :

  1. CM (Calopogonium Mucunoides). Merupakan jenis kacangan yang bijinya berwarna agak terang kekuningan namun kadang-kadang ada yang coklat muda. Jenis kacangna ini merupakan kacangan yang paling murah. Mempunyai daun yang kecil, dan pertumbuhan yang cepat. Namun harga jenis kacangan ini relatif murah. Sistem penanamannya dengan menggunakan sistem ditugal dimana konsumsi CM ini biasanya dilakukan sebuah pencampuran dengan kacangan yang lainnya. Karena kacangan yang kecil-kecil daunnya maka sistem covernya atau penutupan lahan akan lama.

    Calopogonium Mucunoides

    Calopogonium Mucunoides

  2. PJ (Pueraria Javanica) Didalam penanamannya, PJ memiliki daun yang lebih besar dan berbulu. Pertumbuhanya memang lebih lambat daripada CM, namun daunnya lebih besar. Maka harga PJ melebihi dari harga CM. Misal harga CM sampai puluhan ribu saja, tapi kalau PJ bisa di bawah Rp100.000 ada yang di atas Rp100.000.
    Pueraria Javanica

    Pueraria Javanica

    Kedua kacangan ini biasanya dilakukan mix / pencampuran agar bisa saling melengkapi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis kacangan tersebut.

    Kalkulasi Mix Legume CM dan PJ
    Di dalam satu hektar penanaman kacangan membutuhkan CM 5 kg dan PJ 3 kg. Kemudian ditambah dengan rok Phosfat sebanyak 8 kg yang dicampur kan saja. Kemudian bagaimana sistem penanaman nya? Apakah dicampur begitu saja ? Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan bahwa kebutuhan 8 kg kacangan ditambah dengan 8 kg Phosfat per hektarnya dicampur merata menjadi satu kemudian ditanam dalam larikan. Yaitu dengan menggunakan sistem tugal yang nanti akan saya jelaskan bagaimana sistem penanamannya.

  3. Kacangan yang lazim pada saat ini adalah MB (Mucuna Bracteata). Kacangan ini merupakan jenis kacangan yang harganya lumayan mahal. Harga untuk jenis ini kisaran ratusan ribu bahkan sampai jutaan tergantung grade nya. Karakteristik jenis MB ini memiliki daun yang lebar serta pertumbuhan yang cepat. Namun ketika Mucuna Bracteata ini tidak terkendali maka akan menjadi faktor pembatas dari kehidupan / pertumbuhan pelepah kelapa sawit itu sendiri.

    Mucuna Bracteata

    Mucuna Bracteata

Sehingga penanaman kacangan yang dilakukan dengan tujuan untuk menekan gulma dan tujuan-tujuan lain itu jangan sampai menjadikan kacangan ini malah berbalik menyerang kita dan menambah biaya lagi. Di dalam sistem penanaman kacangan ini dilakukan sebuah perawatan kacangan yang tidak main-main. Ada 5 rotasi dalam setahun. Ada dangir satu, dangir dua, perawatan satu, dua dan tiga seterusnya sampai dia memang mampu melakukan sebuah cover terhadap lahan kita.

Intinya yang ingin saya sampaikan disini, tidak hanya hak perusahaan saja untuk menanamnya. Masyarakat harus melakukan penerapan mekanisme penanaman kacangan ini di lahan yang kita buka. Walaupun kelas kita masyarakat, tetapi penanaman kacangan ini memberikan sebuah penekanan biaya kedepan dalam investasi kelapa sawit yang ditanam oleh kita sendiri.

Penanaman Sistem Kacangan

Bagaimana sistem penanaman nya kacangan ini ? bisa menggunakan larikan. Kalau misalnya PJ + CM, maka penanamannya adalah diluar piringan. Maka hindari pasar pikulnya, karena akan disemprot jangan sampai tanaman pokok kita juga mati ikut disemprot juga.

Lain halnya dengan MB (Mucuna Bracteata), dengan harga yang segitu mahal maka kebutuhanya hampir 600-650 pokok perhektar nya. Sekali lagi jangan pernah menanam berada pada area pasar pikul. Karena kalau kita menanam di pasar pikul, jangan sampai tunggak nya / tanaman pokok aslinya menjadi mati ketika kita melakukan sebuah pengendalian.

Perlu diketahui bahwa tidak ada satupun kacangan yang mampu bertahan di dalam daerah yang terendam. Sehingga lahan yang terendam maka kita harus memiliki strategi untuk penanaman kacangan nya. Ketika kita menanam di dalam rumpukan maka penanamannya bisa kita naikkan ketika kita berada di daerah gambut ataupun pasang surut.

Kita bisa naikkan sedikit di gawangan matinya. Kenapa ? karena penanaman kacangan di gawangan yang berair, maka jangan berharap hidup. Sebagus apapun hari ini, ketika terendam 2 hari maka dia akan musnah dan luluh lantah tanaman kacangan kita.

Segera tanam kacangan ketika kita mau berbudaya kelapa sawit di lahan baru. Tentunya setelah kita olah lahan kita menggunakan alat berat. Penanaman kacangan yang bagus bisa menekan biaya investasi kelapa sawit kita. Semoga bermanfaat, sehat selalu para planters Indonesia.

Baca Juga : Tips Membeli Kecambah Kelapa Sawit