Fungisida adalah suatu zat yang digunakan untuk mencegah, mengendalikan, atau membunuh penyakit yang diakibatkan oleh jamur atau cendawan. Ada beberapa sebab tanaman kita kena penyakit akibat jamur yaitu: karena imunitas tanaman kita berkurang, perubahan cuaca yang terjadi begitu cepat, kelembaban lahan yang begitu tinggi, sistem drainase yang kurang baik, serta hujan dengan PH yang rendah.

Ketika tanaman sudah terserang penyakit akibat jamur ini maka pertumbuhan tanaman menjadi tidak normal. Maka dalam postingan kali ini saya akan membahas tuntas salah satu jenis fungisida dengan merk Antracol.

Macam-macam Fungisida

Macam-macam Fungisida

Memiliki tanaman dengan baik dan berproduksi secara optimal adalah dambaan setiap orang terutama petani. Ketika tanaman tumbuh dengan baik bukan hanya pemandangan tanaman yang kita lihat indah, tetapi juga yang punya tanamannya juga tambah sehat, senyumnya tambah lebar dan semangat bertanamnya jadi semakin meningkat lagi. Itu sebabnya memahami tentang bagaimana teknik budidaya tanaman merupakan hal yang sangat penting.

Proses budidaya tanaman adalah proses atau kegiatan yang dilakukan pada tanaman mulai dari persiapan media tanamnya atau lahan, benih atau bibit nya, kemudian pemeliharaan yang mencakup perawatan tanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit kemudian sampai pada panen tanaman itu sendiri.

Apa itu Fungisida Antracol?

Fungisida Antracol 70 WP

Fungisida Antracol 70 WP

Kali ini kita akan me-review sebuah pestisida dengan kategori fungisida yang mungkin sudah sangat populer dan familiar di kalangan petani yaitu fungisida Antracol. Fungisida Antracol adalah fungisida yang diproduksi oleh PT Bayer Indonesia. Fungisida Antracol ini bisa dikatakan fungisida yang tersedia hampir pada semua toko atau kios-kios pertanian. Fungisida ini memiliki bahan aktif propineb sebesar 70% dan diformulasikan dalam bentuk WP.

Kelebihan dan Kegunaan Fungisida Antracol

Kelebihan dari fungisida Antracol ini bisa diaplikasikan pada hampir semua jenis tanaman, mulai dari tanaman sayur, tanaman buah, hingga tanaman bunga seperti aglonema, adenium dan anthurium. Fungisida ini bisa digunakan sebagai langkah pencegahan dan perlindungan tanaman dengan dosis rata-rata mulai dari 1 gram hingga 2 gram per liter air. Dan Kalau anda menggunakan sprayer dengan kapasitas 16 liter maka dosis antracol ini antara 1.5 hingga 3 sendok makan.

Harga Fungisida Antracol 70 WP

Antracol ini tersedia di toko pertanian dengan harga Rp70.000 kemasan 500 gram. Artinya, 500 gram Antracol seharga Rp70.000 ini bisa diaplikasikan sekitar 15 sampai 20 tangki. Artinya juga 1 tangkinya anda hanya butuh sekitar Rp3.500 sampai Rp4.500 aja. Hemat kan?

Bahan Aktif Antracol

Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh antracol ini selain memiliki bahan aktif sendiri juga memiliki kandungan seng atau Zn yang merupakan salah satu dari unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang kecil. Fungsi Zn bagi tanaman adalah meningkatkan toleransi tanaman terhadap penyakit dan juga dapat berfungsi sebagai pembentukan hormon tertentu misalnya auxin yang merupakan hormon yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.

Cara Kerja Fungisida Antracol

Cara kerja dan sifat kerjanya, fungisida antracol ini merupakan fungisida yang memiliki cara kerja kontak dan memiliki sifat protektif. Artinya fungisida ini dapat memberikan perlindungan pada tanaman yang kena semprot pestisida nya. Dan hanya efektif digunakan jika tanaman belum kena serangan. Kalau sudah kena, maka antracol ini kurang cocok, maka silakan beri fungisida yang bersifat kuratif atau bahkan eradikatif.

Aplikasi Antracol

Aplikasi Antracol

Kita lihat pada gambar diatas, anda bisa lihat waktu dan interval aplikasi di mana di tuliskan kalimat bila timbul gejala. Ini artinya memang fungisida ini hanya dikhususkan untuk langkah perlindungan saja. Dan jika memang serangannya udah besar dan parah maka silakan gunakan fungisida lain yang bersifat kuratif bahkan eradikatif.

Kelebihan Racun Kontak Protektif Antracol

Kelebihan racun kontak protektif yang perlu anda ketahui yaitu tidak terlalu berisiko menimbulkan yang namanya resistensi atau kekebalan asalkan dosis yang anda gunakan sesuai dengan anjuran nya.

Kekurangan Fungisida Antracol 70 WP

Pestisida yang diformulasikan dalam bentuk WP, ketika tercampur dalam air itu akan membentuk yang namanya suspensi, yang mana padatan itu nggak bisa kecampur dengan air. Dan ketika didiamkan lama pasti bakal terbentuk endapan. Nah itu berati ketika fungisida antracol ini sudah di larutkan ya harus segera diaplikasikan. Dan jika anda menggunakan sprayer 16 liter, maka anda harus secara berkala mengguncang-guncangkan supplier agar padatan tersebut tetap membentuk suspensi dan tidak mengendap di bagian bawah tangki sprayer anda.

Ketika anda semprotkan fungisida kontak protektif pada tanaman dalam upaya pencegahan atau perlindungan tanaman pada jamur, maka fungisida ini dapat membentuk lapisan penghalang dipermukaan tanaman tempat fungisida itu disemprotkan untuk mencegah infeksi cendawan dengan cara menghambat perkecambahanan jamur yang menempel di permukaan tanaman. Tetapi kekurangannya akan mudah tercuci baik kena ampun, apalagi kena hujan.

Oleh sebab itu pengaplikasiannya harus sering-sering dan pastinya bakalan memakan biaya, waktu dan tenaga. Tetapi untuk mengatasi masalah ini sahabat tani bisa menambahkan yang namanya perekat agar dapat lebih lama menempel dan membentuk lapisan pelindung bagi tanaman kita.

Pilihan Kemasan Antracol 70 WP

Antracol itu dijual pada kemasan 250 gram, 500 gram dan 1000 gram. Maka belilah yang ukurannya sesuai dengan tujuan penggunaan anda. Jika anda menggunakan dalam skala besar yang nggak papa, belilah kemasan yang besar. Pastinya makin besar ukuran dihitung-hitung lebih murah jika dibandingkan dengan beli dua yang ukurannya kecil.

Tetapi bagi anda yang nanam tanaman yang gak terlalu banyak, apalagi tanaman jenis tanaman hias contohnya seperti aglonema, adenium, anthurium dan gelombang cinta maka belilah yang kecil aja takutnya beli yang besar dan disimpan dalam waktu yang lama nanti bakal expired karena nggak habis terpakai.

Perbandingan Antracol dengan Fungisida Merek Lain

Antracol yang bahan aktifnya propineb ini dibanding dengan Dithane M45 atau Antila atau fungisida lain yang berbahan mankozeb, itu perbedanya apa? Ingat, semua itu sama saja. Propineb dan mankozeb sama-sama punya cara kerja kontak dan sifatnya itu protektif. Dan kalau udah mulai kepikiran nih mau nyampur antara propineb dan mankozeb maka saya bilang sebaiknya jangan. Dan kalau anda tanya mana yang lebih bagus? kembalikan lagi dan sesuaikan dengan budget anda.

Tingkat Bahaya Pestisida Berdasarkan Label/Pita Kemasan

Ada sebuah informasi penting buat anda terkait dengan tingkat berbahayanya suatu pestisida berdasarkan warna pita yang ada pada kemasan. Pada pestisida Antracol sebagai contoh, tercantum pita berwarna biru. Lalu apa artinya?

Pestisida itu digolongkan juga berdasarkan risiko atau tingkat bahayanya atau dampaknya pada manusia, dan penggolongannya itu disimbolkan dengan pita berwarna yang tercantum pada kemasan pestisida.

Penggolongan Bahaya Pestisida

Penggolongan Bahaya Pestisida

Jika ada pestisida dengan pita berwarna hijau maka pestisida tersebut termasuk kategori aman dalam penggunaan normal. Kemudian jika ada pita berwarna biru seperti pada kemasan antracol ini maka dia termasuk dalam kategori cukup berbahaya. Kemudian jika ada pestisida yang pitanya berwarna kuning itu berbahaya. Dan jika ada pita pada kemasan pestisida dan warnanya itu merah itu kategorinya beracun. Apalagi ada yang warnanya coklat tua itu sangat-sangat beracun.

Demikian kupas tuntas fungisida dengan merek Antracol, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa diaplikasikan untuk tanaman anda semua.

Baca Juga : Cara Penyemprotan Pestisida Berbentuk Tepung