Assalamualaikum Wr. Wb. Salam planters Indonesia, semoga masih semangat dan diberi kesehatan oleh Tuhan YME. Pada postingan kali ini tanamanbuah.com akan memberikan informasi mengenai ciri dan gejala kelapa sawit kekurangan unsur hara dan apa saja penyebabnya.

Kekurangan unsur hara seperti magnesium pada usia dini adalah bertingkat. Artinya bahwa ada yang menyerang di awal masa tanam atau yang biasa dikenal dengan defisiensi unsur hara. Kemudian ada yang menandakan sebuah gejala yang ringan sampai parah. Nah yuk kita ulas lebih dalam mengenai gejala ringan akibat kekurangan unsur hara magnesium.

Unsur hara magnesium berfungsi sebagai katalisator yang berfungsi membentuk zat hijau daun atau klorofil. Ketika tanaman kelapa sawit sudah kekurangan unsur hara magnesium, maka akan menunjukkan gejala-gejala awal seperti berikut :

Daun kelapa sawit akan memiliki warna yang lebih cerah cenderung kekuningan seperti ini.

Daun Kelapa Sawit Kekurangan Magnesium

Daun Kelapa Sawit Kekurangan Magnesium

Hal ini disebabkan kurangnya fungsi dari magnesium sebagai faktor penentu pembentukan hijau daun. Ketika magnesium tersebut tidak tercukupi di dalam media tanah kita, maka akan terjadi kegagalan spotting / tidak terjadi bercak-bercak, melainkan helaian. Dimana helaian tersebut disebabkan oleh tidak terbentuknya klorofil karena zat magnesium tidak mencukupi. Maka akibatnya terbentuklah helaian-helaian berwarna cerah seperti gambar diatas.

Dan helaian kuning tersebut bisa menjadi lebih parah seiring berjalannya waktu. Ketika kondisi sudah parah, maka helaian tersebut akan semakin membesar dan akhirnya menutupi daun kelapa sawit.

Nah, kenapa ada daun yang masih hijau? karena tidak semua daun terkena sinar matahari, karena tertutup oleh pelepah yang lain. Namun pada daun yang terbuka dan langsung kena sinar matahari maka akan menunjukan gejala kekurangan magnesium secara jelas sekali.

Hal yang harus diantisipasi oleh para petani dan para planter semuanya adalah evaluasi. Kita harus mengevaluasi lagi historis pemupukan selama satu tahun yang lalu. Apakah dipupuk dengan magnesium tipe dolomit, kieserit dan berapa banyak dosisnya.

Oleh sebab itu pemupukan magnesium dolomit atau kieserit adalah hal terpenting sebagai pembentukkan klorofil hijau daun yang akan berpengaruh pada hasil fotosintat. Ketika fotosintesis bagus maka kita masih punya harapan untuk penyerapan unsur hara yang lain. Namun, jika tidak maka yang terjadi adalah kondisi dimana daun akan menguning imbas dari gagalnya fotosintesis/pembentukan hijau daun yang berpotensi dan berpengaruh pada penurunan produksi kelapa sawit secara cepat.

Kenapa bisa menurunkan produksi ? Karena gagalnya fotosintesis akan berpengaruh pada menurunnya penyerapan unsur hara dan air bagi kelapa sawit.

Semoga bermanfaat bagi para petani dan planters semuanya, semoga sukses selalu dan jangan lupa kenali gejala awal pada tanaman kelapa sawit, jangan sampai kelapa sawit kita memiliki kondisi yang parah ketika kita membudidayakan. Karena kondisi kekurangan magnesium ini tidak bisa balik lagi seperti semula berwarna hijau. Terimakasih, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Penyakit Karat Daun Kelapa Sawit