Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya sahabatku sekalian para pembaca setia yang budiman, semoga sehat selalu ditengah pandemi yang belum berakhir pada tahun 2021 ini. Untuk pertemuan kali ini kita akan membahas dunia adenium lagi yaitu mengulas salah satu cara untuk menyemai biji Adenium menggunakan kertas tisu.

Kita semua tahu bahwa rata-rata semai biji Adenium disemai menggunakan bahan-bahan media tanam, misalnya sekam bakar, pasir bangunan, cocopeat baik secara tunggal ataupun kombinasi dari bahan-bahan tersebut. Salah satu kelebihan semai biji Adenium menggunakan kertas tisu yaitu kita tahu berapa jumlah biji yang tumbuh atau tidak dalam waktu yang relatif lebih singkat. Sehingga bisa memperhitungkan jumlah media tanam yang digunakan, wadah, tempat, waktu dan lain-lain.

Bagaimanakah tahap selanjutnya dan bagaimana hasilnya? Yuk mari kita simak selengkapnya tutorial berikut ini.

Biji Adenium Siap Semai

Biji Adenium Siap Semai

Setelah kita panen biji Adenium dan kita pisahkan biji-biji tersebut dengan bulu-bulu yang ada pada bagian ujung serta pangkalnya, langkah selanjutnya yaitu kita angin-anginkan tanpa terkena sinar matahari secara langsung selama beberapa jam untuk mengurangi kadar airnya. Untuk langkah selanjutnya yaitu kita siapkan wadah beserta tutupnya serta beberapa lembar kertas tisu.

Persiapan Semai Biji Adenium dengan Media Tisu

  1. Susun tisu dalam wadah. Tisu bisa disusun menjadi beberapa lapis.

    Susun Tissu dalam Wadah

    Susun Tissu dalam Wadah

  2. Basahi tisu dengan cara di spray hingga lapisan tisu terbawah.

    Basahi tisu dengan spray

    Basahi tisu dengan spray

  3. Susun biji Adenium dan beri jarak.

    Menyusun Benih Adenium

    Menyusun Benih Adenium

  4. Setelah tersusun rapi kemudian spray kembali dan tutup dengan rapat.
  5. Letakkan pada tempat yang sejuk, aman dan sirkulasi udara lancar serta terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.
  6. Pantau dan spray kembali jika media terlalu kering.

Normalnya pada hari keempat biji Adenium tersebut sudah mulai tumbuk kecambah seperti berikut ini. Sehingga siap dipindahkan / proses repotting.

Biji Adenium sudah mulai berkecambah

Biji Adenium sudah mulai berkecambah

Proses Repotting Kecambah Adenium

  1. Siapkan wadah yang sesuai (bisa menggunakan agua gelas yang sudah dilubangi sisi bawah dan samping).
  2. Isi media dengan menggunakan sekam bakar, pasir malang, cocopeat dengan perbandingna 2:1:1.

    Repotting Kecambah Adenium

    Repotting Kecambah Adenium

  3. Spray supaya media agak lembab.
  4. Cabut secara perlahan-lahan dan tanam dengan hati-hati.

Perlu ditambahkan bahwa pada usia tersebut yaitu 4 hingga 7 hari pasca semai atau setelah berkecambah adalah saat yang paling tepat untuk dilakukan pemindahan wadah atau repotting atau dengan media tanam yang sudah di siapkan. Dan maksmimal adalah 14 hari pasca semai, alasannya karena lebih dari usia tersebut akar akan memanjang dan bercabang sehingga kemungkinan akar rusak ataupun patah ketika kita cabut cukup besar. Selain itu, tisu tidak mampu menahan berat dari bibit adenium tersebut seiring pertumbuhannya, sehingga bibit bisa miring ataupun roboh. Selain itu pada usia tersebut bibit memerlukan asupan nutrisi tambahan dan sinar matahari pagi.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bisa mencampurkan vitamin B1 dan air. Kemudian semprotkan pada media dengan menggunakan spray halus/berkabut.

Pemenuhan Nutrisi dengan vit B1

Pemenuhan Nutrisi dengan vit B1

Vitamin B1 berfungsi untuk meminimalisir bibit agar tidak stres, mencegah dehidrasi dan sebagai pemacu pertumbuhan. Setelah itu perlakukan bibit sama seperti sebelumnya dan spray kembali jika media sedikit mengering.

Perlakukan Adenium Usia 2-3 Minggu

Setelah usia 2 sampai 3 minggu atau daun sudah mencapai 4-6 lembar kita bisa tambahkan kohe fermentasi sebagai nutrisi tambahan. Sekaligus untuk mencegah bibit tersebut roboh atau miring.

Pemupukan dengan Kohe

Pemupukan dengan Kohe

Pada usia tersebut perkenalkan sinar matahari pagi secara bertahap dan diputar-putar. Hasil akan lebih maksimal jika kita mengaplikasikan pupuk PSB (Photosyntetic Bacteria) seperti yang telah kita ulas di postingan terdahulu. Dosisnya sendiri bisa diberikan perminggu. Jangan lupa untuk selalu membuang gulma/rumput yang tumbuh di media agar nutrisi bisa terserap maksimal oleh Adenium.

Hasil Pembibitan Adenium

Hasil Pembibitan Adenium

Dan untuk tips terakhir, setelah akar menyentuh dasar wadah/keluar dari lubang drainase maka sebaiknya lakukan repotting kembali karena rawan terjadinya pembusukan.

Oke, sekian tutorial bagaimana cara semai biji Adenium menggunakan tisu agar pertumbuhan cepat dan maksimal. Sampai jumpa di tutorial berikutnya hanya di tanamnabuah.com dan jangan jadikan alasan untuk tidak berkreasi.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga: Tips Pemindahan Bibit Adenium