Assalamu’alaikum Wr. Wb. Halo sahabat pecinta tanaman buah dan hias, bagaimana kondisi tanaman adenium nya? Semoga baik-baik saja karena saat ini adalah musim penghujan. Pada kesempatan kali ini kita akan menunjukan tahapan repotting, yaitu penggantian media tanam serta wadah khususnya untuk adenium-adenium yang berusia dewasa atau berukuran besar.

Repotting secara umum bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu mengganti media tanam secara total atau hanya sebagian tergantung dengan situasi don kondisinya. Pada postingan kali ini, sekaligus akan menunjukkan tips bagaimana cara membongkar atau melepaskan akar yang saling melilit/menjepit dengan tujuan untuk menunjang pertumbuhan adenium tersebut agar tetap sehat dan subur. Akar yang saling melilit dan menjepit lebih rawan akan terjadinya pembusukan akibat dari nutrisi yang terhambat. Bagaimanakah proses dan apa saja tips untuk melepaskan akar yang saling melilit dan menjepit serta bagaimana hasilnya? Yuk langsung saja kita simak tutorial berikut ini.

Untuk repotting pada adenium dengan usia dewasa/berukuran besar lebih disarankan dilakukan minimal 6 bulan sekali dan maksimal adalah satu tahun sekali. Diawali dengan cara menepuk-nepuk bagian luar suapaya media yang mulai mengeras dan padat menjadi sedikit lebih gembur, sehingga kita dengan mudah bisa mengeluarkannya dari wadah/pot.

Mengeluarkan Bonggol Adenium

Mengeluarkan Bonggol Adenium

Setelah itu kita bongkar secara perlahan agar tidak banyak akar serabut yang rusak dan patah. Untuk melepaskan akar yang saling melilit atau terjepit sebaiknya kita lakukan seketika yaitu ketika melepaskan media tanam yang menempel pada bagian akar.

Lepaskan akar yang saling melilit dan terjepit secara hati-hati sesuai dengan alurnya supaya tidak patah atau rusak. Dan seperti yang telah disebutkan diatas, akar adenium yang saling melilit, terjepit, tumpang tindih dan sebagainya pertumbuhannya kurang maksimal akibat dari nutrisi yang terhambat. Dan jika dibandingkan adenium dengan akar seperti ini cenderung lebih rawan terjadinya pembusukan dibandingkan dengan adenium dengan akar yang tumbuh normal.

Pelepasan Akar Adenium yang Terlilit

Pelepasan Akar Adenium yang Terlilit

Dan setelah melakukan hal tersebut tinggal kita cuci hingga bersih. Selain untuk menghilangkan media yang masih menempel, pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan hama atau penyakit yang kemungkinan bersembunyi di sela-sela akar. Oleh karena itu disarankan menggunakan air bertekanan tinggi.

Pembersihan Akar Adenium

Pembersihan Akar Adenium

Sedangkan untuk menghilangkan jamur yang kemungkinan ada dan menempel, kita bisa menggunakan busa yang lembut dan kita beri sedikit sabun pencuci piring. Setelah berbusa tinggal kita gosok-gosokkan ke seluruh bagian dari adenium tersebut.

Pembersihan Adenium Menggunakan Sabun

Pembersihan Adenium Menggunakan Sabun

Jika ada akar yang tidak bisa kita bongkar lilitannya seketika itu juga, maka tips nya adalah membiarkan daun tetap utuh agar penguapan berjalan lebih cepat, sehingga akar lebih cepat lemas dan lentur beberapa hari kedepan. Dan setelah itu tinggal kita lepaskan.

Dan apabila hal tersebut tidak terjadi, maka bisa kita potong atau pruning setiap daun yang ada supaya tidak terjadi dehidrasi.

Proses Prunning

Proses Prunning

Untuk pruning atau pemotongan daun ini bisa dilakukan seluruh atau cukup separo dari tiap-tiap daun yang ada tanpa memotong mata tunas.

Setelah kita pruning, langkah selanjutnya yaitu kita oleskan fungisida yang ditambah dengan air bersih hingga menjadi seperti pasta ke seluruh bagian dari adenium tersebut sebagai pencegahan dari serangan jamur.

Pengolesan Fungisida

Pengolesan Fungisida

Setelah merata, ikat dengan tali lalu gantung di tempat terbuka, sirkulasi yang lancar dan tanpa terkena sinar matahari secara langsung juga hindari dari jangkauan anak-anak.

Dan setelah semua luka yang kemungkinan terjadi mulai mengering, kurang lebih 2 hingga 7 hari maka bisa kita tanam kembali.

Media yang digunakan untuk repotting adenium :

  1. Sekam bakar.
  2. Sekam bakar setengah matang.
  3. Pasir malang.
  4. Kompos daun bambu.
  5. Pupuk kandang.
  6. Arang kayu

Setelah semua bahan diatas tercampur rata, maka media siap untuk digunakan. Khusus arang kayu digunakan sebagai media dasar untuk menutupi lubang pot. Setelah media dimasukkan ke dalam pot, jangan lupa untuk menambahkan pupuk kandang di tepian wadah. Jangan lupa untuk ditutup lagi dengan media.

Masukkan tanaman adenium tepat di tengah pot dan timbun lagi dengan media hingga akar tertutup semua.

Repotting Adenium

Repotting Adenium

Untuk perlakuan pasca tanam pada repotting dengan mengganti media tanam secara total seperti ini yaitu teduhkan dahulu. Usahakan tanaman jangan terkena sinar matahari secara langsung/guyuran air hujan. Penyiraman pertama kali bisa dilakukan 3 hingga 7 hari setelahnya cukup kita spray untuk melembahkan media. Dan ulangi 2 hingga 3 hari berikutnya sekaligus perkenalkan dengan sinar matahari pagi.

Dan setelah daun mulai muncul 2 hingga 4 lembar, mulailah perkenalkan pada sinar matahari secara bertahap setiap minggunya.

Hasil Repotting Adenium

Hasil Repotting Adenium

Setelah tumbuh normal kembali dengan wadah serta media tanam yang baru, maka kita lanjutkan pada proses selanjutnya misalnya pembungaan tanpa khawatir adenium tersebut terserang busuk akar akibat akar yang saling melilit atau terjepit. Tentunya harus dibarengi dengan perawatan rutin dan berkala lainnya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Repotting Adenium Bonggol Besar