Assalamualaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya sobat pecinta tanaman hias? Semoga sehat selalu ya. Pada postingan kali ini, tanamanbuah.com akan mengulas bagaimana cara merawat bibit atau benih pohon kawista batu atau dalam bahasa latinnya (Feronica Lucida).

Setelah pada postingan beberapa waktu yang lalu menunjukkan cara semai biji kawista batu atau Feronia lucida maka pada pertemuan kali ini akan meng-update perkembangannya serta perawatan lanjutan pada bibit kawista batu tersebut. Tujuannya yaitu agar menjaga bibit kawista yang telah tumbuh tersebut tetap sehat dan tumbuh subur sebelum masa repotting tiba atau penggantian wadah untuk mendukung pertumbuhannya. Sehingga kedepannya diharapkan menjadi bahan bonsai dengan kualitas yang bagus.

Benih Kawista Batu

Benih Kawista Batu

Karena ukurannya yang cukup kecil biji kawista batu rata-rata disemai dalam satu wadah atau satu loyang sehingga ketika mulai tumbuh akan saling berdesakan. Akibatnya yaitu akan terjadi kompetisi yaitu perebutan nutrisi dan sinar matahari sehingga perawatan ini penting dilakukan. Bagaimanakah perkembangan dan perawatan apa saja yang dilakukan? Dan bagaimana hasilnya ? Yuk mari kita simak selengkapnya berikut ini.

Alat dan Bahan Pemupukan Bibit Kawista

Untuk mengawalinya kita siapkan nampan atau wadah yang disesuaikan, air bersih sebanyak kurang lebih 2 liter, pupuk NPK biru dengan kadar seimbang yang dengan mudah anda dapatkan di toko-toko pertanian terdekat atau bisa beli secara online.

Air dan Pupuk NPK Biru

Air dan Pupuk NPK Biru

Langkah-langkah Pemupukan Bibit Kawista

  1. Masukkan setengah sendok teh pupuk NPK biru tersebut kedalam air dan aduk hingga merata, dan ini adalah dosis rendah yang kita gunakan.

    Setengah Sendok Teh Pupuk Biru untuk 2 Liter Air

    Setengah Sendok Teh Pupuk Biru untuk 2 Liter Air

  2. Tuangkanlah larutan pupuk tersebut ke dalam nampan atau loyang yang telah kita sediakan kemudian masukkan bibit tersebut. Tambahkan sedikit demi sedikit larutan pupuk hingga terendam sebatas media.

    Perendaman Bibit

    Perendaman Bibit

  3. Rendam bibit kawista tersebut selama beberapa saat agar larutan pupuk tersebut bisa meresap sempurna dan setelah itu bisa kita angkat dan kita tiriskan.

    Proses Penirisan

    Proses Penirisan

Untuk perlakuan pasca pemupukan ini bisa kita perlakukan seperti sebelumnya yaitu perkenalkan pada sinar matahari secara bertahap kurang lebih 2 hingga 4 jam perhari. Untuk penyiraman bisa kita sprei halus atau berkabut untuk menghindari terjadinya roboh pada bibit tersebut ketika media terlihat sedikit mengering yaitu kurang lebih 1 hingga 2 hari sekali.

Perkembangan Benih Kawista 3 Minggu Pasca Semai

3 Minggu Pasca Semai

3 Minggu Pasca Semai

Perkembangan Benih Kawista 6 Minggu Pasca Semai

6 Minggu Pasca Semai

6 Minggu Pasca Semai

Perkembangan Benih Kawista 10 Minggu Pasca Semai

10 Minggu Pasca Semai

10 Minggu Pasca Semai

Setelah usia bibit kawista tersebut mencapai usia 2 hingga 3 bulan atau berdaun minimal 6 helai, untuk tahap selanjutnya bisa kita lakukan repotting atau penggantian wadah untuk mendukung pertumbuhannya.

Baik, cukup sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin melakukan pembibitan pohon Kawista Batu yang cocok untuk dibikin bonsai. Terimakasih, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Budidaya Janda Bolong