Halo sobat tani masih di tanamanbuah , kali ini kami akan memberikan tutorial bagaiman cara membaut arang sekam sendiri dengan peralatan yang sederhana dan proses yang mudah. Sebelum kita masuk ke langkah berikutnya, mari kita ulas apa saja keuntungan dan manfaat arang sekam ini sebagai media dalam pertanian.

Manfaat Arang Sekam Untuk Pembibitan

Khusus para penghobi hidroponik, apa saja keuntungan dan kelemahan menyemai menggunakan arang sekam dibandingkan dengan rockwool ? Salah satu keuntungan dari arang sekam ini jelas dari harga dan kemudahan mendapatkannya. Arang sekam dapat dibeli dengan mudah dengan harga yang relatif murah. Untuk satu sak karung beras, harganya kisaran 17-20 ribu. Selain itu, arang sekam bisa digunakan kembali atau reusable sebagai media semai. Arang sekam juga sangat mudah untuk diaplikasikan dalam penyemaian bibit.

Arang Sekam Media Semai

Arang Sekam Media Semai

Sedangkan untuk kelemahannya, khusus untuk pembibitan adalah proses pemindahannya. Kita harus mencongkel dari media arang sekam ini untuk dipindah ke media berikutnya. Beda dengan rockwool yang bisa dipindah beserta medianya tanpa harus mencongkel dulu.

Akan tetapi, kalau dilihat dari kemudahannya, maka pembibitan menggunakan arang sekam ini sangat direkomendasikan sekali khususnya para petani hidroponik pemula. Kita tahu bahwa harga rockwool untuk satu meternya bisa mencapai kisaran 80 ribu. Tentu tidak semua para penghobi hidroponik mampu untuk membeli lembaran rockwool yang bisa dibilang mahal tersebut apalagi tidak semua toko tani menyediakan.

Baca Juga : Cara Buat Media Adenium

Persiapan Alat dan Bahan

Berikut bahan dan alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan arang sekam sederhana.

  1. Sekam. Kita pilih yang kering agar pembakarannya nanti sempurna.

    Sekam Padi

    Sekam Padi

  2. Tong besi. Tong dari besi ini berguna agar sekam yang telah kita bakar dan menjadi bara itu sedikit kontak dengan oksigen sehingga tidak mempermudah sekam menjadi abu. Usahakan bagian bawah tong diberi lubang kecil sebagai tempat drainase / pembuangan air ketika kita mematikan bara, karena nanti kita akan mematikan bara menggunakan air.

    Drum Tong Besi

    Drum Tong Besi

  3. Pipa besi dengan diameter 3 dim.

    Pipa Besi Untuk Cerobong Asap

    Pipa Besi Untuk Cerobong Asap

  4. Kaleng bekas biskuit.
  5. Arang.
  6. Minyak tanah secukupnya.
  7. Gembor. Untuk mematikan bara supaya tidak menjadi abu.

    Gembor dan Sekop

    Gembor dan Sekop

  8. Sekop. Untuk memanen sekam.

Proses Pembakaran Sekam

Baik kita masuk kedalam proses pembakaran. Disini kita membakar arang sebagai pemicu bara. Alternatif nya bisa menggunakan serpihan kayu, yang penting bisa memicu bara. Setelah tersulut, kita tunggu sampai arang tersebut menjadi bara. Setelah dirasa cukup membara, maka bisa dimasukkan ke dalam tong. Kita letakkan persis di tengah-tengah tong dam pasang cerobong seperti digambar ini.

Bara Api diletakkan di tengah tong

Bara Api diletakkan di tengah-tong.

Pemasangan Cerobong Asap

Pemasangan Cerobong Asap

Selanjutnya kita masukkan sekam kering yang sudah kita sediakan. Kemudian kita ratakan dengan tangan. Sebelum dipenuhi, kita tunggu sebentar sampai cerobong atas mengeluarkan asap, ketika sudah berasap maka dibagian bawah sekam sebagian sudah mulai terbakar.

Sekam Kering Dimasukkan Tong

Sekam Kering Dimasukkan Tong

Kemudian kita bisa memasukkan sekam yang lain sampai penuh.

Sekam Padi Sudah Penuh

Sekam Padi Sudah Penuh

Kita bisa sedikit menekannya menggunakan tangan agar sekam padi lebih padat. Dan mengisinya kembali sampai penuh, lalu tekan lagi sembari diratakan. Selanjutnya tinggal kita tunggu sekitar 8-12 jam, dan tinggal kita nanti menyiram dan memanen.

Mulai Proses Pembakaran

Mulai Proses Pembakaran

Setelah sekitar 6 jam, kita bisa pastikan seluruh sekam padi terbakar sepenuhnya yang ditandai dengan tidak keluarnya asap dari pipa besi. Kita langsung bisa menyiramnya menggunakan gembor yang telah disiapkan. Kita bisa cek di bagian atas biasanya sekam padi ada yang belum terbakar sempurna, akan tetapi tidak masalah, karena ketika kita lihat agak kedalam maka sudah menjadi arang sekam semuanya.

Arang Sekam Sudah Jadi

Arang Sekam Sudah Jadi

Selanjutnya cerobong bisa kita ambil. Kita bisa memanennya menggunakan sekop. Untuk hasilnya bisa dilihat seperti gambar dibawah ini.

Pipa Cerobong Asap Bisa Diambil

Pipa Cerobong Asap Bisa Diambil

Pemanenan Arang Sekam Menggunakan Sekop

Pemanenan Arang Sekam Menggunakan Sekop

Jika dilihat dari bentuknya, maka kelihatan sekam padi terbakar sempurna dan bentuknya masih utuh. Karena kita memang membuat arang sekam bukan abu sekam.

Arang Sekam Terbakar Sempurna

Arang Sekam Terbakar Sempurna

Jadi demikian sobat tani, informasi yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini tentang bagaimana cara membuat arang sekam tanpa kita repot, kita hanya membakar sekali dan menunggunya sampai terbakar sempurna. Dan ketika terbakar, maka kita bisa menyiram dan memanen saja. Tidak perlu repot menunggui agar tidak menjadi abu, karena kita sudah menggunakan tong sebagai media penghalang antara oksigen dengan bara daripada sekam ini supaya tidak menjadi abu.

Sobat tani bisa menggunakan arang sekam ini sebagai media hidroponik ataupun campuran di polybag, itu akan baik sekali untuk tanaman kita. Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk semuanya.