Assalamu’alaikum Wr. Wb. Halo sobat tani, pada postingan kali ini kita akan memberikan tips dan triks perawatan dari knapsack sprayer yang biasa kita gunakan untuk mengendalikan gulma ataupun hama ataupun penyakit pada tanaman kelapa sawit, kita bisa menggunakan knapsack sprayer.

Yang harus diperhatikan adalah bagaimana kita bisa menjaganya supaya long life / masa penggunaannya lebih awet dan berumur panjang. Ada beberapa tips dan trik seketika kita pertama menggunakan knapsack sprayer ini supaya alat bisa kita gunakan tanpa kendala dan pastinya lebih awet. Berikut beberapa tips dan trik agar knapsack sprayer anda awet:

Knapsack Sprayer

Knapsack Sprayer

  1. Jadi hal yang pertama adalah berkaitan dengan penggunaan airnya dulu. Pastikan bahwa air yang kita gunakan adalah air yang tidak asam, kemudian air yang tidak berlumpur. Selain akan mengurangi kemampuan bahan aktif dari pestisida (baik insektisida, herbisida maupun fungisida) juga akan berpengaruh terhadap parts penting seperti nozzle dan pipa-pipa.
  2. Yang kedua, hal yang paling sering rusak di dalam penggunaan knapsack sprayer adalah piston. Didalam piston tersebut terdapat karet klep yang mana ketika kita menggunakannya salah maka klep ini akan cepat aus.
    Sebagai contohnya ketika piston ini terjadi gesekan-gesekan yang kasar, maka piston tersebut kurang optimal dalam penggunaannya. Salah satu contoh penyebab gesekan kasar pada piston tersebut adalah tidak pernah memberikan pelumas dalam penggunaan sehari-hari. Sebaik nya kita menggunakan pelumas misalnya grease yang lebih lembut. Kemudian ada juga para petani yang menggunakan minyak makan, tapi kalau kita menggunakan minyak makan sering terjadi harus sering menambahkannya. Ada juga yang dikasih balsem untuk menjaga kelembapan sehingga meminimalisir gesekan yang ada di klep piston.
  3. Yang ketiga, ketika kita menggunakan herbisida dalam pengendalian gulma, ternyata kita menggunakan herbisida yang memiliki reaksi gas. Ketika pestisida dicampur dengan air dan berubah warna, maka dia akan menimbulkan gas. Ketika menimbulkan gas ini dan dimasukkan kedalam knapsack sprayer, dan tidak paham didalam cara pencuciannya, maka akan ada zat herbisida yang masih tertinggal di dalam pipa-pipa sprayer.
    Ketika kandungan gas masih ada, maka akan memungkinkan melarnya klep piston. Untuk itu biasakanlah mencuci dengan benar, dengan cara dikocok-kocok lalu buang. Kemudian lanjutkan dengan memasukkan air lagi dan dipompa agar air masuk ke pipa-pipa dan piston. Ulangi hal tersebut sampai beberapa kali sampai dirasa tidak ada lagi larutan herbisida / pestisida didalam sprayer.
  4. Kemudian yang terakhir, setelah menggunakannya knapsack sprayer, usahakan kita simpan di tempat yang benar. Walaupun bahannya plastik tapi matrial didalamnya sangat mudah patah. Sehingga penyimpanannya harus dalam kondisi yang ideal misal di dalam gudang atau di gantungkan.

Membiasakan bagaimana menggunakan knapsack sprayer ini supaya awet dan menjadikan alat kerja kita masih dalam kondisi prima adalah hal yang harus dilakukan oleh para planters daripada membeli sprayer baru lagi. Ketika alat rusak imbasnya adalah kita tidak bisa mengejar target di kebun kelapa sawit kita. Semoga bermanfaat bagi para planter semuanya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Grafting Anggur