Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas bagaimana cara menyemaikan cabe rawit dari biji di pekarangan rumah tentunya dengan media organik yang benar. Langkah awal tentunya kita siapkan media semai organik dengan menggunakan tanah pekarangan. Kita bisa ambil tanah pada kedalaman 10 cm pada tanah pekarangan karena biasanya tanah atas banyak mengandung unsur hara yang diperoleh dari proses pembusukan daun dan ranting yang telah membusuk. Bagaimana cara membuatnya ? yuk simak proses pembuatan media berikut ini.

semai cabe tumbuh

Tunas Cabai Mulai Tumbuh

Komposisi Pembuatan Media Semai Cabe

1. Siapkan satu ember tanah pekarangan.
2. Tambahkan pupuk kandang bisa menggunakan kotoran kambing satu ember.
3. Arang sekam / sekam bakar satu ember juga.
4. Tambahkan dolomit untuk menetralkan ph tanah. Untuk dosisnya bisa satu gayung
5. Tambahkan Pupuk organik padat satu gayung

Semua bahan diatas diaduk secara merata kemudian di ayak dengan ayakan ukuran setengah senti untuk memperoleh media yang gembur dan subur. Setelah media tanam selesai, kemudian kita lanjutkan dengan cara persiapan bibit sebagai berikut.

baca juga : Cara Tanam Cabai Rawit di Polybag

Cara Memperoleh Benih Cabe yang Berkualitas

biji cabai

Proses Pemilihan Benih Cabai

Salah satu cara paling mudah mendapatkan bibit bisa dari dapur ketika kita akan memasak dengan ciri-ciri cabe yang merah besar, kemudian kita ambil bijinya dan kita jemur seharian. Atau bisa juga langsung disemai.

Proses Penyemaian Cabe ke Media Organik

Untuk penyemaian baiknya menggunakan keranjang plastik yang telah diberi alas bagian bawah dengan kertas supaya media yang dituangkan tidak keluar. Kemudian masukkan media tanam dalam keranjang yang sudah diberi alas kertas sekitar dua pertiga. Kemudian bibit yang sudah kita jemur bisa di deder / semai ke media. Tujuan dari penjemuran ini adalah untuk mematikan jamur atau hama yang ada di bibit cabe ini. Susunlah biji cabe sesuai dengan volume keranjang. Sebagai contoh saya menggunakan keranjang dengan lebar 20 cm dan panjang 25 cm, jadi nanti kita semai 10 biji dikalikan sebelas, total sekitar 110 benih yang tersusun rapih.

semai benih cabai

Penataan Benih Cabai di Keranjang

Setelah kita susun berbaris, kita tutup dengan media lagi sekitar setengah cm dengan tujuan agar ketika kita menyemprot dengan air, posisi biji tetap dalam tempatnya. Dan juga untuk menghindari semut karena biasanya biji-bijian seperti cabe ini mudah sekali menarik perhatian semut untuk diinvasi. Semut biasanya menggotong biji ini dibawa kabur hehe..

Setelah tertutup semua, kita bisa siram yang banyak secara merata sampai air nerocos kebawah keranjang. Setelah kita siram, langkah selanjutnya akan kita tutup dengan plastik. Ketika menyiram biasanya akan ada benih yang terlihat karena media terkena arus air, maka untuk mengatasinya kita tutup lagi dengan media agar benih tidak terlihat. Setelah itu kita sungkup / tutup rapat bisa dengan polybag atau plastik. Kalau bisa simpan di suhu ruangan yang hangat, sehingga nanti media dalam kondisi tetap lembab dan hangat. Diamkan selama 4 hari, insya Allah cabe sudah mulai sprout.

benih cabai ditutup polybag

Benih Cabai yang sudah disemai dan ditutup Polybag

Setelah 4 hari, kita bisa buka polybag dan biasanya biji cabe keliatan tumbuh / sprout seperti kecambah. Benih yang sudah tumbuh ini murni tanpa perendaman, seperti yang telah dijelaskan diatas, hanya di jemur kurang lebih 24 jam. Langkah selanjutnya setelah mulai tumbuh, kita bisa letakkan di pekarangan agar langsung terkena matahari. Baiknya menggunakan rumah kaca agar terkena sinar matahari juga tidak terkena air hujan. Kita harus jaga agar media tidak terlalu kering, tapi juga tidak sering basah. Karena kalau terlalu basah dan lembab maka benih yang sudah tumbuh tadi akan terjadi busuk batang. Pada fase ini adalah masa-masa yang sangat riskan karena rawan akan busuk batang. Kebiasaan orang kalau semai sudah tumbuh maka dia akan semangat siram yang mengakibatkan busuk batang. Oleh sebab itu kita hanya cukup menjaga agar media lembab dan tidak terlalu kering.

media cabai

Media Cabai Yang Ideal ( tidak lembab dan tidak kering )

Contoh media yang idel (tidak kering dan tidak basah) seperti gambar diatas. Perlu diingat, penyiraman benih dilakukan dengan menggunakan air sumur atau kalau bisa air kolam ikan tetapi jangan menggunakan MOL/POC dulu sebelum benih berdaun 4 atau lebih. Kalau benih sudah sprout / tumbuh dan penyebarannya terlalu padat, maka harus segera dipindahkan agar nantinya tidak kesulitan sewaktu mencabut akar.

Oke demikian tadi cara persemaian cabe maupun sayuran yang lain dengan tekhnik yang simpel dan mudah dikerjakan sendiri. Jadi intinya, hanya ambil cabe dari dapur, kita buka benihnya, dijemur sebentar, langsung buat media semai, kita tebarkan, siram, tutup / sungkup 4 hari dan sudah kelihatan hasilnya. Jadi kalau ada teman-teman yang sudah mencoba menyemaikan cabe tetapi gagal, atau belum tumbuh, silakan dibandingkan dengan tekhnik yang sudah saya ulas diatas. Mudah-mudahan tutorial ini dapat dipahami dan bermanfaat bagi kita semua.