Pada postingan kali ini, kita akan membahas seputar cara mengatasi penyakit ayam terutama di musim pengujan ataupun musim pancaroba. Dalam usaha beternak, tidak selamanya kita merasakan yang enak-enak saja. Tetapi terkadang juga terjadi musibah ketika ayam-ayam kita sakit. Baik musim kemarau ataupun musim penghujan tentu semuanya menguras energi bagi para peternak ayam. Musim kemarau menjadikan suhu udara semakin panas dan debu yang tinggi, seringkali mengganggu dan mengakibatkan infeksi pernapasan ayam dan membuat heat stres bagi ayam (batasan kemampuan penerimaan panas pada ayam).

Sementara di musim pengujan akan membuat tingkat kelembapan yang tinggi karena dimana-mana basah. Dan ini akan memicu semua bibit penyakit yang akan tumbuh subur. Diantara kedua musim tersebut ada masa transisi yang dikenal dengan musim pancaroba yang rentan membuat ayam-ayam terserang penyakit meskipun ayam kita dalam kondisi terbaik.

Beberapa faktor penyebab penyakit pada ayam :

  1. Karena adanya ayam-ayam liar yang sudah membawa bibit penyakit di sekitar kandang sehingga ayam-ayam ini tertular.
  2. Adanya pergantian takaran bahan makanan sehingga ayam stress dan nafsu makan menurun sementara cuaca tidak menentu.
  3. Banyak sisa makanan sehingga membuat kondisi ayam akan menurun dan mudah terserang penyakit.

Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Ayam :

  1. Tetelo / ND (Newcastle Disease) / Sampar : Penyebab infeksi viral virus Paramyxo dan menyebabkan kematian masal setelah 3-4 hari. Ciri-ciri ayam yang terserang penyakit tetelo ini adalah lesu, nafsu makan berkurang, produksi telur menurun, mulut berlendir, kotoran encer kehijauan, jengger dan kepala kebiru-biruan, seketika ayam lumpuh dan kejang, pernafasan terganggu hingga mati.

    Penyakit Sampar Ayam

    Penyakit Sampar Ayam

  2. Snot / Coryza : disebabkan oleh bakteri Haemophillus Gallinarum, biasanya menyerang pada saat pergantian musim. Ciri-ciri penyakit snot adalah ayam selalu mengantuk, lemas, terjadi pembengkakan sinus antara mata dan hidung, pilek, keluar lendir kuning dan berbau dari hidung, keluar cairan dari mata, kerak di dalam hidung dan susah bernafas. Biasanya snot akan diikuti penyakit pasangannya yaitu sinusitis.

    Penyakit Snot Ayam

    Penyakit Snot Ayam

  3. CRD / Sinusitis / Ngorok : Penyakit ngorok / sinusitis pada ayam ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma Galisepticum. Ayam yang terserang akan terlihat pucat, bulunya juga kusam, ada cairan berbuih di matanya, hidung selalu keluar cairan, kotoran cair berwarna putih, nafas berbunyi keras / ngorok. Sebenarnya penyakit yang menyerang ayam ini bisa dikatakan CRD Complex karena bervariasi. Tapi dengan pola pakan semi fermented dan kandang semi umbaran maka ayam-ayam ini akan bertahan dan mudah disembuhkan sehingga terhindar dari penyebaran penyakit dan kematian masal.

    Penyakit Sinusitis Ayam

    Penyakit Sinusitis Ayam

Cara Mengatasi Penyakit Ayam CRD Complex dan Snot :

Untuk mengatasi penyakit snot dan CRD complex, kita bisa berikan obat anti snot dan CRD yang bisa dibeli di toko makanan ayam/burung yang biasanya menjual berbagai obat-obatan tersebut. Obatnya beragam, seperti : Anti Snot, Trimezyn (Kaplet) dan Trimezyn (Serbuk), serta obat-obatan merk lain.

Kapsul Anti Snot

Kapsul Anti Snot

Ayam yang terlihat bengkak sinusnya maka berikan kapsul khusus anti Snot. Yang harus dilakukan dalam mengatasi ayam-ayam yang sedang sakit ini adalah : pilih ayam-ayam yang sakitnya parah dan berikan langsung obat ke mulut/paruh ayam dan pastikan obat tersebut tertelan. Memang sedikit memakan waktu karena harus memilih ayam yang sakit dan memasukkan obat ke paruhnya, tapi cara inilah yang paling efektif untuk mencegah kematian dan penyebaran penyakit.

Kalau ayam terlihat berlendir hidungnya dan ngorok bisa dipastikan terkena penyakit CRD sehingga bisa diberikan obat Trimezyn.

Trimezym Kaplet

Trimezym Kaplet

Untuk penyakit tetelo atau ND, karena belum ada pengobatan yang efektif maka bisa anda karantina segera dan dipisahkan. Kalau sudah terlanjur mati segeralah di kubur. Untuk ayam yang menunjukkan terjangkit gejala Tetelo, segera berikan Trimezyn dan kapsul Habasyifa (kapsul herbal). Kombinasi kapsul Trimezyn dan Habasyifa ini setidaknya bisa mencegah sebelum penyakit menyebar ke seluruh syaraf ayam.

Jika penyakit sudah menyebar kesemua kandang, walaupun dipisah tetap saja semua ayam terserang. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya berikan Trimezyn serbuk sebagai langkah pengobatan yang lebih merata ke semua ayam. Obat serbuk ini bisa langsung dicampurkan di minuman dan kita harapkan ayam-ayam yang belum terlalu parah, ketika minum obat ini bisa teratasi.

Untuk pemberian obat ini sehari 1 kali saja dan hanya selama 3 hingga 5 hari berturut-turut. Jangan sampai overdosis dengan memberikan obat yang berlebihan.

Langkah Pemulihan Kondisi Ayam :

Setelah masuk pengobatan tiga hari, maka kita lakukan pemulihan dengan pemberian minuman organik dengan Viterna plus atau merk lainnya. Untuk makanan bisa dicampur ramuan herbal Habasyifa atau merek lainya. Harga satu botol Habasyifa isi 200 kapsul ini kisaran 70 sampai 80 ribu. Tiap satu kilo pakan bisa diberikan satu hingga dua kapsul. Campurkan ke pakan fermented, yaitu Air 3 liter + Gula 3 sendok + EM4 3 tutup + Viterna ½ tutup botol.

Masukkan 5 hingga 10 kapsul Habasyifa kedalam larutan tersebut sampai tercampur sempurna. Selanjutnya masukkan BR1 atau 511 (pakan starter DOC) sebanyak 2 Kg. Masukkan konsentrat petelur 144 phokpand 2 kg atau merk lainnya. Setelah tercampur rata bisa dicampurkan ke dedak 5 Kg dan Bran Pollard 3 Kg.

Antara dedak dan bran kita bisa bedakan yaitu : Bran Pollard dari gilingan bahan gandum dan biasa buat pakan sapi, sedangkan dedak dari bahan padi.

Tekstur Bran Pollard

Tekstur Bran Pollard

Penting, untuk masa pemulihan ayam sebaiknya jagung ditiadakan dalam rangka membuat pakan pemulihan pola semi fermented. Tujuannya, agar ayam ini fokus untuk makan semi fermented yang sudah kita siapkan.

Jika selang waktu beberapa hari, ayam terlihat energik, ramai, nafsu makan meningkat dan aktif, menunjukan kondisi ayam semakin sehat. Warna ayam yang segar, pial dan jengger cerah pertanda ayam yang sehat. Makananpun ketika diberikan ke ayam langsung habis.

Ketika musim hujan pastikan air tidak ada yang masuk ke kandang dan kondisi alas tanah tetap terjaga kering. Selama hujan, plastik penutup kandang sangat berguna sekali melindungi dari tampias air yang masuk ke kandang. Penting bagi kita untuk memiliki Higrometer, yaitu alat untuk mengukur tingkat kelembapan pada suatu tempat.

Jadi, ketika ayam kita terserang penyakit maka janganlah panik. Yang paling penting adalah kita harus paham dan tahu dalam langkah-langkah cara pengobatan dan pencegahannya. Sehingga diharapkan ayam-ayam ini dapat bertahan dari badai penyakit selama beberapa hari dan sehat kembali.

Baca Juga : Cara Fermentasi Pakan Ayam