Assalamu’alaikum sahabat pecinta tanaman buah, bonsai dan adenium, setelah pada postingan kemarin kita membahas tentang cara program akar adenium, kali ini kita akan menunjukkan bagaimana cara mengatasi panu pada adenium. Apakah yang menyebabkan serangan panu tersebut, apa efek yang terjadi pada adenium dan bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya? Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Timbulnya belang-belang berwarna putih atau panu pada batang ataupun bonggol adenium biasanya akibat dari serangan jamur. Jamur ini menyerang pada kondisi yang lembab. Bisa karena faktor cuaca, ataupun posisi dimana adenium tersebut ditempatkan. Bisa juga karena media tanam lama tidak diganti ataupun telat melakukan repotting, sehingga menyebabkan pertumbuhan terutama batang dan bonggol menjadi stuck atau terhenti sehingga tidak terjadi regenerasi pada kulit adenium tersebut. Media tanam terlalu padat dan media yang bersifat asam.

Bercak Panu Adenium

Bercak Panu Adenium

Efek yang ditimbulkan oleh serangan jamur tersebut pada adenium yaitu meninggalkan noda belang-belang berwarna putih. Bersifat tidak mematikan namun jika dibiarkan akan mengganggu proses pertumbuhan dan tentunya akan mengganggu penampilan dari adenium tersebut secara keseluruhan. Oleh karena itu sebaiknya segera kita atasi mengingat jamur tersebut menyerang pada kondisi yang lembab, media yang padat dan lama yang tidak diganti serta media yang bersifat asam, sebaiknya segera mengganti media tanamnya dengan cara mencabut secara perlahan, cuci hingga bersih seperti pada postingan kemarin.

Adapun cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi serangan jamur penyebab panu pada batang, bonggol atau bagian adenium lainnya kurang lebihnya dengan cara sebagai berikut :

  1. Siapkanlah wadah misalnya menggunakan ember, dan isi dengan air bersih secukupnya. Kemudian kita siapkan pula spon ataupun busa dan sabun pencuci piring kurang lebih sebanyak setengah sendok. Atau anda bisa menggunakan pasta gigi / odol dimana bahan aktifnya lebih rendah sebagai pengganti sabun pencuci piring tersebut. Aduk hingga berbuih atau berbusa dan siap untuk kita gunakan.

    Persiapan Alat

    Persiapan Alat

  2. Gosoklah seluruh bagian dari adenium tersebut terutama pada batang dan bonggol menggunakan spon tersebut secara perlahan dengan tujuan untuk menghilangkan kotoran yang ada dan membersihkan sisa-sisa jamur yang menempel.

    Gosok Bagian Yang Terkena Jamur

    Gosok Bagian Yang Terkena Jamur

  3. Pada bagian batang ataupun bonggol yang terkena panu tersebut sedikit ditekan dan lakukan beberapa kali secara berulang. Setelah itu bilas menggunakan air bersih dan lakukan penggosokan kembali pada bagian tersebut selama beberapa kali jika diperlukan dan bilas kembali hingga bersih. Diamkan sejenak supaya air tersebut tiris atau bisa kita lap dengan menggunakan kain ataupun tisu.

    Bilas Dengan Air Bersih

    Bilas Dengan Air Bersih

  4. Sambil menunggu adenium tersebut sedikit mengering, kita siapkan fungisida sebagai anti jamur, wadah, air bersih serta alat-alat pendukung lainnya berupa sendok dan sikat gigi bekas atau anda bisa menggunakan kuas dengan ukuran yang lebih kecil. Dan fungisida yang digunakan adalah merek DITHANE yang dengan mudah anda dapatkan di toko pertanian terdekat atau bisa beli secara online.

    Siapkan Fungisida Dithane

    Siapkan Fungisida Dithane

  5. Masukkan air bersih secukupnya ke dalam wadah, fungisida sebanyak kurang lebih dua sendok atau disesuaikan dengan kebutuhan. Tergantung besar kecilnya atau banyak sedikitnya adenium yang terserang panu tersebut. Aduk secara merata hingga menjadi seperti pasta dan siap untuk kita gunakan.

    Larutkan Dithane Hingga Berbentuk Pasta

    Larutkan Dithane Hingga Berbentuk Pasta

  6. Oleskanlah fungisida dalam bentuk pasta tersebut ke seluruh bagian dari adenium. Pada bagian batang, bonggol, ranting bahkan pada akar dengan tujuan untuk mencegah dan mengantisipasi serangan jamur berikutnya.

    Oleskan Pasta Fungisida Ke Seluruh Batang Adenium

    Oleskan Pasta Fungisida Ke Seluruh Batang Adenium

  7. Setelah kita oleskan fungisida secara merata ke seluruh bagian dari adenium tersebut, gantung adenium tersebut dengan cara menggunakan tali atau tempatkan pada tempat yang teduh tanpa terkena sinar matahari secara langsung dengan sirkulasi udara yang lancar. Dan yang terpenting adalah hindarkan dari jangkauan anak-anak.
  8. Jangan lupa untuk memangkas atau melakukan pruning untuk tiap-tiap daun yang ada. Adenium ini dilakukan prokar ulang sehingga daun-daun yang dipangkas hanya setengah dari tiap-tiap daun yang ada dengan tujuan untuk mengurangi penguapan sehingga tidak terjadi dehidrasi. Sekaligus sebagai mulut kedua bagi adenium tersebut.

    Lakukanlah Pruning

    Lakukanlah Pruning

  9. Setelah kurang lebih selama satu minggu atau disesuaikan tergantung dari besar kecil adenium yang anda miliki, dan kemungkinan luka-luka yang terjadi sudah benar-benar mengering maka adenium tersebut sudah siap kita tanam kembali. Dan media yang kita gunakan adalah media netral atau non pupuk. Yaitu campuran antara sekam bakar kasar dan pasir malang.

    Media Sekam dan Pasir Malang

    Media Sekam dan Pasir Malang

Untuk serangan jamur atau panu yang masih membandel, penggosokan ulang bisa dilakukan selama beberapa kali. Dengan cara tanpa mengganti media tanamnya yaitu membungkus pot dengan plastik lalu lakukan langkah-langkah yang sudah ditunjukkan sebelumnya. Untuk serangan jamur dalam tingkat yang lebih parah, cara yang dilakukan juga lebih ekstrim yaitu dengan cara mengeroknya pada bagian yang terkena panu dengan menggunakan pisau ataupun sendok.

Untuk sisa-sisa bekas serangan panu dan sisa-sisa luka yang kemungkinan terjadi selama proses untuk menghilangkan warna belang-belang putih pada batang ataupun bonggol adenium tersebut akan hilang dan tersemar seiring pertumbuhannya dan berjalannya waktu. Untuk tips terakhir, untuk tindakan pencegahan agar terhindar dari serangan jamur penyebab panu tersebut, ganti media tanam secara rutin dan berkala. Minimal tiga sampai empat bulan sekali atau maksimal satu tahun sekali. Perhatikan komposisi media tanam yang anda gunakan untuk menjaga porositasnya. Jaga kebersihan dimana adenium tersebut ditempatkan. Jaga jarak antara pohon yang satu dengan pohon yang lain.

Sesekali siram adenium anda dengan air yang banyak hingga jenuh untuk menghilangkan sisa-sisa reduksi pupuk kimia pada dasar wadah ataupun pot. Dan sekaligus untuk mengurangi kadar keasaman media, rendam dengan larutan fungisida selama diperlukan. Untuk mencegah terjadinya serangan jamur penyebab panu. Dan sekali lagi adenium adalah tanaman yang simpel.

Oke cukup sekian postingan hari ini, semoga membantu sahabat sekalian dalam menanggulangi belang pada batang dan bonggol adenium. Wassalamu’alaikum…

Baca Juga : Cara Program Akar Adenium