Assalamu’alaikum, kembali lagi di tanamanbuah.com banyak sekali surat yang masuk ke redaksi kami untuk mengulas cara menanam semangka khususnya semangka inul di sawah dan lahan. Baik, pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas secara bertahap ya sobat. Karena kalau di jelaskan sekaligus di satu postingan maka akan panjang sekali.

Langkah pertama dalam budidaya semangka adalah mengetahui terlebih dahulu syarat semangka itu bisa tumbuh. Berikut syarat semangka bisa tumbuh secara maksimal di lahan.

  1. Memerlukan sinar matahari secara penuh seharian dengan suhu sekitar 20-35 derajat celcius. Dan derajat keasaman tanah yaitu sekitar Ph 6-7 atau bersifat netral.
  2. Ketinggian tempat optimal tumbuh pada dataran rendah hingga 300 mdl.
Semangka Inul

Semangka Inul

Proses Pengolahan Tanah di Lahan

Pada proses kali ini kami akan menjelaskan bagaimana cara menanam semangka langsung tanpa semai untuk menghemat waktu dan masa pertumbuhan tanaman semangka kita.

Sebelum kita melakukan proses penanaman budidaya semangka dengan sistem penanaman di lahan, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah persiapan lahan. Untuk persiapan lahan memang harus membutuhkan waktu setidaknya 2-3 minggu sebelum tanam karena mencakup pengelolaan tanah, pengapuran, pembuatan bedengan, pemberian pupuk dasar dan pemasangan mulsa.

Persiapan Lahan

Persiapan Lahan

Proses pengelolaan tanah bisa menggunakan alat modern seperti traktor atau cangkul. Sobat tani bisa melakukan pengeloaan tanah khusus di bedengan saja untuk menghemat waktu. Jarak antar bedengan bisa dibuat dengan ukuran 250 sampai 300 cm. Pengelolaan tanah lebih baik dilakukan dua kali. Yang pertama adalah pembalikan tanah untuk mematikan kandungan racun di dalam tanah supaya menguap ke udara. Sedangkan yang kedua adalah proses penghancuran, penggemburan, serta proses pembuatan bedengan dan mulsa.

Proses Pengelolaan Tanah Dengan Cara Mencangkul

Proses Pengelolaan Tanah Dengan Cara Mencangkul

Syarat untuk penanaman semangka harus itu memerlukan kondisi PH antara 6-7 derajat keasamannya. Sehabis itu kita bisa melakukan pengapuran dengan dosis kapur satu setengah kilo per meter persegi. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat tabel dibawah ini.

Tabel Kebutuhan Kapur untuk PH kurang dari 6

Tabel Kebutuhan Kapur untuk PH kurang dari 6

Setelah bedengan dibuat dengan jarak 2,5 meter, dengan lebar bedeng kisaran 50 – 100 cm, kita harapkan tanaman semangka nanti akan berkumpul di tengah-tengah antara bedeng satu dengan bedeng yang lainnya.

Lebar Bedengan 50 cm, Jarak Atar Bedeng 2.5 meter

Lebar Bedengan 50 cm, Jarak Atar Bedeng 2.5 meter

Proses Pemberian Kapur

Setelah bedengan selesai dibuat, diamkan dulu beberapa jam agar terkena sinar matahari langsung. Langkah selanjutnya adalah pemberian kapur dolomit pada area penanaman semangka. Biarkan bedengan terjemur selama 1-2 minggu sebelum lanjut ke proses selanjutnya.

Penaburan Kapur Dolomit

Penaburan Kapur Dolomit

Setelah satu minggu kemudian kita bisa melakukan pengelolaan tanah tahap ke dua. Pada tahap ini, kita bisa meninggikan bedengan kisaran 30-40 cm. Tahap selanjutnya adalah perataan permukaan bedengan agar memudahkan kita untuk penanaman. Sambil meratakan, kita bisa membersihkan ranting dan rerumputan pada area penanaman.

Peninggian Bedengan 30-40 cm

Peninggian Bedengan 30-40 cm

Setelah pengapuran dan pembuatan bedengan, kita bisa lihat penampakkannya sebagai berikut.

Hasil Akhir Pembuatan Bedengan

Hasil Akhir Pembuatan Bedengan

Peninggian bedengan ini sangat penting apalagi di musim penghujan agar area penanaman tidak tergenang oleh air.

Proses Pemberian Pupuk Dasar

Pemberian pupuk dasar khusus nya tanaman semangka bisa dihamparkan diatas bedengan sebelum pemasangan mulsa atau bisa juga diberikan pada lubang tanam, akan tetapi disini kita akan menghamparkan pupuk diatas area penanaman.

Pupuk Dasar TSP atau SP36 dan NPK

Pupuk Dasar TSP atau SP36 dan NPK

Komposisi pupuk dasar bisa menggunakan pupuk TSP / SP36 dan NPK. Dosis TSP / SP36 bisa diberikan 300 gr per meter persegi. Sedangkan dosis pupuk NPK bisa diberikan 100 gr per meter persegi. Semua bahan dicampur menjadi satu menggunakan ember, selanjutnya kita bisa menghamparkannya di atas bedengan. Bisa disimak gambar berikut ini.

Penghamaran Pupuk Dasar Pada Lahan

Penghamaran Pupuk Dasar Pada Lahan

Setelah proses pemupukan dasar, kita biarkan dulu selama satu minggu sebelum pemasangan mulsa dan persiapan tanam. Untuk pemasangan mulsa dan teknik pelubangan mulsa akan kami jelaskan di postingan berikutnya ya sobat. Jadi pastikan untuk selalu singgah di web ini, dan sampai jumpa di tahap selanjutnya.

Lanjutan :