Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kol atau kubis ini sering dijadikan bahan utama masakan khas Indonesia misalnya Oseng-oseng, Sop, Orak-Arik dan masih banyak lagi. Teksturnya yang berair bisa dijadikan lalapan juga ditemani dengan kemangi dan mentimun. Nah, pada postingan kali ini, tanamanbuah.com akan mengulas bagaimana cara untuk menanam sendiri kol atau kubis di pot/polybag.

Persiapan Menanam Kol

Hal yang pertama untuk menanam kol/kubis adalah persiapan benih atau bibit kubis itu sendiri. Bibit kubis ini bisa anda dapatkan di toko pertanian atau online shop dengan harga yang cukup terjangkau.

bibit kubis kol

bibit kubis kol

Proses Semai Kubis

Setelah mendapatkan bibit kubis/kol, langkah selanjutnya adalah penyemaian. Berikut langkah-langkah penyemaian kubis/kol di polybag:

  1. Bibit tersebut kita semai menggunakan media tanah dan pupuk kandang. Apabila anda tidak punya pupuk kandang, bisa diganti dengan kompos.

    Media Semai Kubis

    Media Semai Kubis

  2. Kemudian taburkan bibit kol/kubis pada media semai secara merata. Usahakan media tanam diratakan dulu dan penaburan bibit jangan terlalu rapat agar nanti bibit yang dihasilkan bagus pertumbuhannya dan cepat besar.

    Penaburan Bibit Kol

    Penaburan Bibit Kol

  3. Setelah penaburan bibit, kita tabur menggunakan kompos halus atau tanah yang halus. Dan usahakan juga dalam menutup bibit jangan terlalu tebal. Tutuplah secara tipis-tipis saja agar nanti bibitnya cepat tumbuh.

    Penaburan Kompos Halus

    Penaburan Kompos Halus

  4. Baru setelah ditutup, bibit disiram sampai benar-benar basah dan jenuh dengan air. Penyiraman bisa dengan menggunakan semprotan air atau juga dengan alat siram.

    Penyemprotan pada Bibit

    Penyemprotan pada Bibit

  5. Setelah disiram, tutuplah bibit dengan kardus atau plastik hitam. Penutupan bibit ini bertujuan agar bibit cepat berkecambah dan tumbuh keatas.

    Penutupan Plastik Hitam

    Penutupan Plastik Hitam

Biasanya, diumur 4-5 hari bibit sudah tumbuh dan berkecambah. Maka usahakan setelah 4 hari penutup plastik dibuka atau dicek. Setelah tumbuh kita buka saja penutupnya agar terkena sinar matahari. Dan jangan lupa lakukan lagi penyiraman.

Dan berikut adalah penampakan bibit setelah usia 18 hari :

Bibit Kol Usia 18 Hari

Bibit Kol Usia 18 Hari

Apabila bibit sudah agak besar, atau sekiranya 25 hari sampai 40 hari, bibit kol sudah bisa dipindah tanamkan atau repotting di polybag/pot. Untuk campuran medianya seperti biasa menggunakan media tanah dan pupuk kandang.

Penanaman Kol/Kubis di Polybag

Untuk penanamannya cukup mudah, yaitu kita buat lubang tanam ditengah media dan setelah itu tanam bibitnya. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman setelah tanam. Usahakan dalam melakukan repotting kol ini di waktu pagi atau sore hari.

Penanaman Kol atau Kubis

Penanaman Kol atau Kubis

Untuk ukuran polybag biasanya kami menggunakan 25×50 cm. Intinya gunakanlah polybag yang agak besar dalam proses repotting ini.

Setelah dua minggu dari penanaman maka lakukanlah pemupukan. Pemupukan bisa dilakukan dengan cara ditebar di pinggir tanaman.

Pemupukan Pada Kol

Pemupukan Pada Kol

Pupuk yang biasa digunakan dalam penanaman kol ini adalah pupuk NPK. Setelah umur satu bulan, lakukan lagi pemupukan pada tanaman. Dan nanti lakukan lagi pemupukan setelah tanaman berumur 45 hari setelah masa tanam.

Jadi, dalam satu penanaman kita bisa melakukan tiga kali pemupukan yaitu diumur 14 hari, satu bulan dan umur 45 hari. Untuk dosisnya bisa diberikan pada pemupukan pertama 3 gram, pemupukan ke dua 4 gram dan pemupukan ketiga 5 gram.

Dan berikut perkembangan kubis / kol setelah berumur 45 hari setelah tanam:

Kol umur 45 hari

Kol umur 45 hari

Untuk masa panen kubis, biasanya kubis dipanen antara 70 hari sampai 90 hari.

Dan berikut ini adalah perkembangan kol / kubis berumur 70 hari:

Kubis umur 70 hari

Kubis umur 70 hari

Jika ingin panen kubis berumur 90 hari, saya yakin akan lebih besar dari penampakan kol diatas.

Pengendalian Hama

Hama yang sering menyerang pada kubis atau kol adalah ulat, serangga dan jangkrik. Namun apabila sudah berbentuk buah seperti ini, hama yang paling ditakutka adalah hama ulat. Jadi sebisa mungkin bila ada nampak serangan hama ulat, bisa dilakukan penanganan secara manual dengan cara dibuang ulatnya atau dengan insektisida. Bisa menggunakan bahan aktif insektisida metomil, emamektin dan lain-lain.

Oke sobat tani, semoga dengan penjelasan tentang cara menanam kol di polybag ini bisa mudah untuk dipahami dan dipraktekkan. Saatnya untuk berkebun di rumah sendiri, jangan jadikan kemalasan untuk tidak berkreasi.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Manfaat Pupuk NPK