Pada kali ini tanamanbuah.com akan membagikan tips dan cara untuk membudidayakan / menanam jambu madu / tanaman buah lainnya dalam pot atau disebut dengan istilah tabulampot. Perlu diingat pot yang akan kita pilih dari ukuran terkecil. Bahwa satu tahun setelah berbuah kita pindah ke pot yang lebih besar. Kemudian untuk media nya, kita siapkan dua bagian tanah ditambah satu bagian kompos dan satu bagian cocopeat (sabut kelapa) kemudian kita aduk rata. Jadi perbandingannya satu bagian cocopeat / satu ember cocopeat diaduk dengan satu ember kompos dan dua ember tanah supaya tanah yang ada didalam pot kita itu tidak gampang padat. Cocopeat bisa diganti dengan sekam padi, serbuk gergaji tapi harus difermentasi dulu. Apalagi sekam padi itu banyak hama gurem maka harus disterilkan melalui fermentasi.

tabulampot jambu madu

Jambu Madu Umur Satu Tahun

Pemindahan pot kita awali dari pot terkecil misal ukuran 37 ke 38, nanti dari 38 ke pot ke 39 dan seterusnya. Coba kita perhatikan kalau dalam satu pot bertahan satu tahun jadi dari 37 sampai 40 maka sudah 4 tahun tanaman kita masih eksis di dalam pot. Nah dari gambar diatas umurnya sudah satu tahun, jadi syaratnya pot nya jangan dipecah, cukup diperlakukan sama halnya seperti tadi bahwa kita menanam jambu itu baik di polybag atau tanaman lainnya jangan pernah disiram selama dua hari sebelum proses pemindahan ke pot yang lebih besar. Kita yakinkan bahwa tanaman pot itu bukanlah tembus akarnya. Tabulampot tidak boleh akarnya menyentuh tanah diluar pot.

tabulampot jambu madu

Pengisian Pecahan Bata di Dasar Pot

Jadi untuk pemindahannya, kita siapkan dulu media dan pot satu ukuran diatasnya. Tidak lupa siapkan pecahan batu bata di pot baru untuk memnambah rongga sirkulasi udara di dalam pot sehingga tanaman kita di dalam pot dari bawah tetap mendapatkan pernapasan yang bagus. Sesudah itu, pukul pukul pot dengan tangan untuk menciptakan rongga di samping. Sesudah nampak longgar, kita siapkan dulu pot yang sudah diberi media sekitar seperempat dari pot. Angkat tanaman dari pot lama ke pot baru, insyaAllah kalau mengikuti cara diatas tidak akan pecah medianya. Pastikan posisi pangkal lurus, baru kita isi media lagi sampai penuh sambil di tepuk-tepuk samping pot. Apabila tanaman yang sudah dipindah ini disiram, maka kita tidak boleh menggoyang tanaman selama 2 minggu agar akar barunya menyatu dengan tanah yang baru. Kita lakukan penyiraman sampa mengocor sambil ditepuk tepuk dengan tujuan pori-pori tanah akan terisi.

baca : Jenis Jambu Air Unggulan

Khusus untuk tanaman Jambu Madu maka langkah pemindahan dari bibit ke pot hampir sama diatas, tapi pastikan pemilihan bibit yang benar. Ingat, bibit yang akan dipindah tidak boleh disiram selama dua hari tujuannya waktu kita merobek polybag, tanahnya tidak gampang pecah. Kalau seandainya tanah dalam keadaan basah, ketika kita mengangkat maka akan pecah medianya. Perlu diperhatikan juga posisi bibit dalam proses pemindahan ke pot yang baru. Posisi batang bawahnya harus pas ditengah. Kemudian kita isi dengan tanah kira-kira dua sampai tiga senti diatas media lama karena nanti satu bulan lagi tambah kompos dan pupuk agar pot tidak penuh.

Kemudian sebelum penyiraman kita pasang penopang untuk meluruskan pohon, kita siram seperti tekhnik diatas, yaitu sampai ngocor untuk memenuhi rongga dalam tanah. Setelah disiram jangan dipindah-pindah, dan setelah dua minggu kita melakukan pemupukan.

Baik sekian dulu untuk selanjutnya kita akan bahas masalah perawatan dan pemupukan pada tanaman tabulampot. Semoga bermanfaat dan maju terus petani Indonesia.