Halo para pecinta tanaman buah semoga tetap konsisten dalam bercocok tanam khusus nya bagi yang sedang fokus budidaya pada tanaman anggur baik lokal maupun impor. Kali ini saya akan membagikan pengalaman bagaimana cara memupuk buah anggur agar bisa berbuah banyak dengan mengikuti langkah-langkah yang benar. Sebelum kita masuk ke bab inti, berikut adalah hasil anggur yang berhasil menggunakan teknik ini :

Hasil Tanaman Anggur Yang Berbuah Lebat dan Banyak

Teknik Pemupukan Anggur

Untuk media buah anggur saya menggunakan tanah, pasir, sekam bakar dan kompos dengan perbandingan 1:1:1:1. Untuk lebih jelasnya mengenai media tanam anggur nanti saya akan jelaskan di postingan mendatang. Disini saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai pupuk memupuk. Secara teori, pemupukan itu ada dua yaitu bulanan dan mingguan. Untuk bulanan kita akan memberikan NPK dimulai dari umur 0 hari. Jadi ini sama saja pertama kali tanam.

Baca Juga : Cara Okulasi Anggur

Kemudian kita berikan lagi ketika umur satu bulan. Lanjut umur dua bulan, tiga bulan sampai anda melakukan pemangkasan untuk merangsang pembungaan. Nah setelah dilakukan pemangkasan, pupuk nya bukan NPK lagi melainkan PK. Perbedaanya adalah kalau NPK itu ada Nitrogen nya sedangkan PK ini hanya Fosfat dan Kalium. Unsur Fosfat nya ini bisa anda ambilkan dari TSP seadngkan K atau Kaliumnya anda bisa ambilkan dari KNO atau P bisa anda abilkan dari MAP (Mono Amonium Phosfat) sedangkan K nya bisa anda ambilkan dari KCL. Atau untuk lebih ringkasnya P dan K anda bisa menggunakan pupuk MKP (Mono Kalium Phosfat).

Sedangkan untuk pupuk mingguan ini kita berikan setiap satu minggu. Untuk POC bisa diambilkan dari Kohe kambing atau dari Asam Amino. Untuk praktek memupuk kita bisa mulai dari waktu 0 hari. Pada pemupukan NPK pertama anda bisa menggunakan pupuk starter 21:21:21 atau 16:16:16. Kalau anda menggunakan yang 16:16:16 usahakan ambil memakai satu sendok yang full. Jadi setelah kita ambil pupuk NPK nya kita langsung taburkan melingkar di pinggir media. Jadi kalau digambarkan posisi tanaman anggur yang baru saja dipindah berada di tengah media, kemudian ditaburi pupuk NPK di pinggir, dan kita tutup dengan media lagi. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat gambar dibawah ini.

Penempatan Tanaman Anggur di Media Sebelum Pemupukan dan Pemberian Kompos

Setelah ditimbun dengan media, maka kita harus menyiram secara merata dan sampai benar-benar basah agar media mengisi ruang yang kosong. Ketika sudah berumur satu bulan, anda harus memupuknya kembali. Sebelum pemupukan kita harus menyiram air sedikit dan menambahkan media lagi sekitar dua sampai empat gelas aqua. Kita ambil NPK dua sendok dan taburkan dipinggir media dan timbun lagi dengan media. Untuk merangsang pembungaan, kita tidak menggunakan NPK lagi tetapi MKP. Untuk dosis MKP kita gunakan satu sendok teh saja. Kita larutkan dalam air 2 litar. Sebelum kita menyiramkan, kita akan menambahkan sekam bakar diatas media. Tujuannya adalah untuk menutup akar yang kelihatan. Sesudah ditutup dengan kompos atau sekam bakar, kemudian kita siram dengan larutan pupuk MKP tadi secara merata.

Pemberian Pupuk NPK pada Anggur

Untuk pupuk mingguan nya kita bisa menggunakan POC dari kohe kambing yang nantiny akan kita berikan dengan dosis satu gelas aqua per pot dicampur dengan air. Untuk pertama kalinya itu bisa saat pertama kali tanam atau minggu pertama. POC yang kita siramkan menyesuaikan ukuran pot nya. Kita bisa menyiramkan satu setengah liter atau tiga liter tergantung pot nya. Seminggu kemudian kita siramkan lagi POC nya. Kalau pot nya ukuran kecil, cukup satu botol aqua 1.5 liter saja. Sebagai tambahan, untuk merangsang akar agar tumbul lebih cepat dan agresif bisa diberikan mulsa plastik hitam.

Baik demikian adalah pengalaman saya dalam menanam anggur agar cepat berbuah dengan pemupukan yang benar. Semoga menginspirasi dan bermanfaat bagi anda semua yang sedang berkecimpung dalam menanam anggur ini.