Assalamualaikum Wr. Wb. Halo sobat planters, kembali lagi di tanamanbuah.com blog yang membahas seputar tanaman hias, ragam bonsai dan tips pertanian lainnya. Setelah kemarin kita sharing mengenai cara stek adenium dari batang, kali ini kita akan mengulas teknik bagaimana cara memperbanyak tanaman adenium dengan menggunakan sedotan.

Sebagaimana kita ketahui, setidaknya ada dua cara yang digunakan. Yang pertama yaitu secara generatif misalnya melalui biji. Sedangkan yang kedua yaitu secara vegetatif misalnya melalui stek, cangkok, grafting atau sambung dan beberapa cara lainnya. Untuk memperbanyak tanaman Adenium secara vegetatif melalui cara stek, sudah kita ulas dengan menggunakan dua cara yaitu menggunakan semen dan perangsang akar.

Maka pada postingan kali ini akan menunjukkan cara ketika stek batang, cabang atau ranting Adenium tanpa menggunakan perangsang akar apapun hanya menggunakan sedotan sebagai alat bantunya. Bagaimanakah proses dan bagaimana tips agar proses stek Adenium berjalan sukses? Yuk mari kita simak selengkapnya berikut ini.

Persiapan Bahan Untuk Stek Menggunakan Sedotan

Untuk mengawalinya kita siapkan bahan utamanya yaitu batang, cabang atau ranting Adenium baik itu potongan sisa grafting, pruning atau sengaja kita potong dengan kriteria yaitu sehat. Artinya tanpa terlihat gejala serangan hama atau penyakit dan dari indukan yang subur, tidak terlalu muda atau tidak terlalu tua. Jika batang terlalu muda maka rawan terjadinya pembusukan atau kekeringan. Dan jika batang terlalu tua maka akar yang muncul sedikit lebih lama.

Batang Adenium Untuk Stek

Batang Adenium Untuk Stek

Selanjutnya kita pruning atau potong semua daun yang ada untuk mengurangi terjadinya penguapan yang berlebih sehingga tidak terjadi dehidrasi. Setelah itu, kemudian kita tempatkan batang, cabang atau ranting Adenium tersebut pada tempat yang teduh dan sejuk dengan sirkulasi udara yang lancar tanpa terkena sinar matahari secara langsung selama satu hingga tiga hari. Hal ini bertujuan agar getah dan luka sedikit mengering.

Bahan Pendukung & Media Tanam

Setelah kurang lebih 1 hingga 3 hari atau diperkirakan getah dan luka sedikit mengering maka sudah siap untuk kita tanam. Untuk itu diperlukan bahan-bahan pendukung. Untuk media menggunakan sekam bakar kasar dan pasir malang halus yang di spray agar lembab saja. Kemudian dimasukkan ke dalam beberapa wadah misalnya menggunakan pot ataupun polybag.

Bahan Pendukung untuk Stek

Bahan Pendukung untuk Stek

Bahan berikutnya yaitu pasir malang kasar yang berfungsi sebagai topping sekaligus sebagai penahan, beberapa buah sedotan serta karet gelang sebagai pengikat. Untuk langkah selanjutnya yaitu kita ikat batang, cabang atau ranting Adenium tersebut pada sedotan menggunakan karet gelang seperti yang dicontohkan.

Ikat Batang Adenium dengan Sedotan

Ikat Batang Adenium dengan Sedotan

Tujuan utama penggunaan sedotan tersebut yaitu sebagai tiang penyangga agar berdiri tanpa menanamnya terlalu dalam. Tujuan yang kedua yaitu pada bagian tengah sedotan tersebut berlubang. Ketika batang Adenium tersebut tumbuh dan membesar nantinya tidak terjepit jadi bisa berkembang dengan semestinya. Berbeda jika yang kita gunakan adalah kayu, bambu, lidi atau benda keras lainnya.

Jika anda ingin menghemat tempat, wadah serta media yang digunakan maka kita bisa ikat beberapa buah batang Adenium menjadi satu seperti ini.

Cara Ikat Batang Adenium Agar Irit Tempat

Cara Ikat Batang Adenium Agar Irit Tempat

Proses Penanaman

Dan untuk langkah selanjutnya yaitu menuju pada proses penanaman. Untuk tips pertama agar stek batang, cabang atau ranting Adenium berjalan sukses dengan prosentase keberhasilan yang lebih tinggi, yaitu tanam batang Adenium tersebut tipis-tipis saja pada media tanpa membenamkannya terlalu dalam. Dan disitulah letak fungsi utama dari sedotan tersebut yaitu sebagai tiang penyangga untuk membantunya tetap tegak berdiri.

Tanam Adenium Jangan Terlalu Dalam

Tanam Adenium Jangan Terlalu Dalam

Agar dudukan kokoh sehingga tidak bergeser ataupun goyang maka pada bagian atas kita tutup menggunakan pasir malang kasar. Dan sebaiknya pasir malang yang kita gunakan kita cuci terlebih dahulu dan jemur hingga kering.

Tutup Media Dengan Pasir Malang

Tutup Media Dengan Pasir Malang

Selain sebagai penahan, pasir malang kasar bersifat tidak menahan air sehingga bisa meminimalisir timbulnya serangan jamur penyebab terjadinya pembusukan.

Perlakuan Pasca Tanam

Untuk perlakuan pasca tanam, segera tempatkan Adenium tersebut pada tempat yang teduh dan aman dengan sirkulasi udara yang lancar tanpa terkena sinar matahari secara langsung. Untuk tips kedua agar stek Adenium memiliki persentase keberhasilan yang cukup tinggi yaitu terletak pada teknik penyiraman. Oleh karena itu penyiraman pertama kali bisa dilakukan 1 minggu pasca penanaman yaitu dengan cara kita sprei untuk membuat media tersebut cukup lembab saja dan ulangi setiap 2 hingga 3 hari sekali dengan cara yang sama.

Setelah tunas baru mulai muncul kurang lebih 2 hingga 3 minggu pasca penanaman, mulailah perkenalkan pada sinar matahari pagi secara bertahap dan setelah daun yang tumbuh sekitar tiga hingga empat lembar sudah bisa diperlakukan seperti Adenium pada umumnya.

Tunas Sudah Mulai Muncul

Tunas Sudah Mulai Muncul

Untuk batang, cabang atau ranting Adenium yang kita gabung seperti ini, setelah tumbuh akar dan stabil sebaiknya segera lakukan repotting atau penggantian wadah. Yaitu kita tanam satu persatu dengan tujuan agar tidak terjadi kompetisi yaitu perebutan nutrisi dan tempat. Sedangkan untuk batang Adenium yang kita tanam secara terpisah, sebagai perawatan lanjutan nya yaitu segera berikan nutrisi tambahan misalnya berupa pupuk baik secara organik ataupun kimia.

Tunas Sudah Tumbuh dan Akar Stabil

Tunas Sudah Tumbuh dan Akar Stabil

Oke Cukup sekian postingan kali ini, jika anda suka dengan tips dan tutorial tanaman hias di www.tanamanbuah.com silakan di bookmark agar tidak lupa alamatnya ya sobat. Jangan jadikan keterbatasan untuk tidak berkreasi. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga: Cara Stek Adenium Batang