Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Pada kesempatan kali ini kita akan menginformasikan kepada sobat semua tentang alat pemotong rockwool yang rapi dan irit. Seperti apa cara buatnya ? Dan bagaimana cara menggunakannya ? Mari kita simak tutorial nya berikut ini.

Rockwool mungkin bagi sebagian orang bukan masalah tetapi bagi sebagian orang lain merupakan masalah. Oleh karena itu bagaimana caranya kita membuat penggunaan rockwool ini secara irit tetapi tetap memenuhi kriteria daripada persemaian yang baik dan benar.

Rockwool, ketika kita dekat dengan toko hidroponik mungkin tidak masalah. Tetapi kalau kita membelinya secara online, seperti di tempat saya, sampai di tempat saya sekitar 120 rb. Baik itu memilih dengan harga yang murah tapi jauh atau memilih harga yang agak mahal tapi deket jatuhnya sama saja sekitar 120 rb per slop. Jadi coba bayangkan sobat kalau kita tidak memanage dengan baik Rockwool kita.

Rockwool

Rockwool

Pada kesempatan ini saya akan menginformasikan kepada sobat semua tentang bagaimana cara membuat alat sederhana tentang pemotongan rockwool ini. Pada alat ini nanti sobat akan menemukan bahwa satu slop Rockwool akan menjadi 1400 titik. Namun biasanya teman-teman yang mudah untuk menemukan Rockwool itu bisa menyusunnya kembali untuk mendapatkan rockwool yang lebih besar irisannya yaitu sekitar 576. Tapi pada kesempatan ini saya akan menginformasikan bagaimana Rockwool itu digunakan secara irit tetapi tetap bagus.

Untuk pembuatannya saya memanfaatkan sisa-sisa kayu yang saya punyai. Kebetulan saya menggunakan papan dengan ketebalan 1 cm. Kemudian kita buat dan kita ukur 17cm sebagai penampangnya karena lebar daripada rockwool ini adalah 15cm. Maka ketika ditambahkan sisi kiri dan sisi kanan setebal 1 senti maka totalnya adalah 17 cm.

Pengukuran Papan

Pengukuran Papan

Kemudian kita potong, bisa menggunakan serkel atau bisa juga dengan menggunakan gergaji.

Pemotongan Papan

Pemotongan Papan

Setelah itu kita ukur setebal 2cm. Ini nanti akan menggambarkan bahwa kita nanti memotongnya adalah dengan ketebalan 2 cm bukan 2½ cm. Kita akan membuat tiga batang dengan lebar 2 cm.

Mengukur Ketebalan

Mengukur Ketebalan

Untuk kayu yang digunakan sebaiknya teman-teman menggunakan kayu yang agak keras. Kebetulan saya menggunakan kayu yang agak lunak yaitu jati belanda. Tetapi kalau sobat mempunyai kayu yang agak keras seperti kayu jati, itu akan lebih baik lagi karena nanti akan lebih awet.

Kemudian kita akan membuat sisi lebarnya. Kalau tadi panjang nya itu adalah 15 cm, sekarang kita membuat lebarnya yaitu 7½ cm, sesuai dengan ukuran Rockwool.

Kemudian kita kaitkan pada masing-masing ujung ujungnya sehingga membentuk persegi panjang. Kemudian hal yang dilakukan adalah kita membagi baik di panjang maupun di lebar, untuk yang di panjang kita membagi nya menjadi 7 bagian, sementara di lebar kita bagi menjadi jadi 4 bagian. Jadi total 1 kotak dengan ketebalan 2 cm ini nanti kita akan mendapatkan 28 rockwool dengan ketebalan kurang lebih 2 cm.

Masing-Masing Ujung Dipaku

Masing-Masing Ujung Dipaku

Kemudian kita juga mengukur kedalaman nanti yang akan kita lubangi dengan cara membuat garis. Setelah itu baru kita lakukan pemotongan seperti ini.

Pemotongan Penanda Ukuran

Pemotongan Penanda Ukuran

Ini nanti digunakan sebagai penanda / batas ketika kita memotong rockwool supaya irisannya menjadi rapi karena ada penuntunnya dan ada pedomannya.

Berikutnya kita akan membuat pembolong. Kita tandai pas ditengah seperti ini. Yaitu diantara irisan yang tadi sudah kita buat. Kita tandai bahwa itu nanti adalah persis di tengahnya.

Membuat Pola Lubang untuk Menancapkan Tugal

Membuat Pola Lubang untuk Menancapkan Tugal

Kemudian dari tanda-tanda baik yang di panjang maupun di lebar, kita hubungkan dengan garis sehingga titik temunya itulah yang merupakan lubang tanam yang harus kita beri tugal nantinya.

Setelah itu kita melakukan pemboran. Pemboran ini adalah digunakan untuk supaya lubang bisa dimasuki oleh penugal. Tugal atau pelubang kita menggunakan tusuk sate. Kita ukur 2 cm an, kemudian kita gunting dengan gunting tanaman. Kita akan membuat sebanyak 28 calon tugal.

Berikutnya yang harus kita lakukan adalah membuat tugal tersebut runcing. Karena dengan runcingnya tugal akan mempermuudah masuknya tugal atau tusuk sate atau pelubang ini kedalam rockwool. Semuanya kita lakukan peruncingan.

Setelah itu dengan menggunakan lem kayu kita oleskan sedemikian rupa dan kemudian kita masukkan tugal tersebut pada semua lubang.

Pengeleman dan Penancapan Tugal

Pengeleman dan Penancapan Tugal

Setelah selesai kita lakukan pengeringan dibawah sinar matahari sampai lem benar-benar kering. Setelah kering semuanya sudah siap baik itu tempat tatakan untuk memotong, kita lakukan pemotongan seperti ini.

Proses Pemotongan Rockwool dengan alat

Proses Pemotongan Rockwool dengan alat

Pemotongan dilakukan dengan menggunakan gergaji supaya hasilnya lebih bagus. Jadi alatnya dibuat sengaja tidak terpotong 100% tetapi masih ada yang tersisa. Harapanya adalah nanti akan mudah dipindahkan dan tidak berantakan.

Kemudian pembolong kita letakkan di atasnya, dan Kita tancapkan. Akhirnya jadi seperti apa yang kita harapkan. Dan itu dilakukan pada semua potongan rockwool.

Tancapkan Pembolong Diatasnya

Tancapkan Pembolong Diatasnya

Rockwool Sudah Terpotong dan Terlubangi

Rockwool Sudah Terpotong dan Terlubangi

Baik demikian tadi sobat semua informasi yang bisa kita berikan tentang alat pembuatan atau pemotongan rockwool secara rapi dan irit. Semoga bermanfaat dan berguna bagi para planters semua. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Pemasangan Mulsa Plastik