Setelah kemain kita bahas mengenai apa itu ayam DOC dan cara perawatannya, pada postingan kali ini kita akan membahas cara memisahkan anak ayam dari induknya. Kenapa anak ayam harus dipisah dari induknya? hal ini berkaitan dengan beberapa hal yang ingin kita capai. Alasan anak ayam harus dipisah dari induknya adalah sebagai berikut:

  1. Agar anak ayam tersebut sehat, artinya secara mortalitas mengurangi angka kematian.
  2. Agar pertumbuhan anak ayam ini lebih sehat dan lebih seragam, karena ketika kita tahu anak ayam ini bersama induknya apalagi kalau kita tidak memberi mereka makan yang cukup maka anak-anak ayam ini di usia yang masih kecil sekali dan masih rentan mereka dibawah induknya kemana-mana untuk mencari makan dan makanan yang tersedia terkadang hanya anak ayam yang agresif yang mendapatkan makanan. Sementara anak ayam yang lain bisa tidak kebagian sehingga terjadi ketidak seragaman dalam pertumbuhan anak ayam.
  3. Agar induk ayam segera bisa bertelur kembali.

Bagi anda yang memiliki ayam kampung ataupun ayam bangkok pasti mengharapkan dua hal yaitu ayam cepat berkembang biak dan juga anak-anak ayam yang tumbuh sehat tanpa adanya kematian atau sedikit terjadi kematian.

Proses Penetasan Telur

Proses Pengeraman dan Penetasan Telur

Proses Pengeraman dan Penetasan Telur

Ayam betina setelah bertelur 10 hingga 15 butir maka akan timbul sifat mengeram-nya ditandai dengan bulu-bulu ayam yang mulai mengembang. Dan ayam-ayam betina ini pun tidak mau didekati ayam jantan. Pada induk betina tertentu terkadang bisa bertelur hingga 20 atau 25 butir baru kemudian muncul sifat-sifat mengeram. Masing-masing indukan berbeda-beda.

Ketika ayam betina ingin mengeram maka anda bisa menempatkan 12 hingga 15 butir telur. Untuk hasil yang terbaik kita menyarankan cukup 10 atau 12 butir telur saja yang dierami. Induk ayam ini sehari-harinya akan mengeram dan hanya sesekali keluar sarang sekedar sedikit makan dan minum atau buang kotoran dan mandi tanah. Jadi anda tidak usah khawatir ayam yang sedang mengeram tidak akan buang kotoran nya di tempat bertelur, dia akan buang kotoran di luar.

Setelah cukup makan dan minum dan istirahat maka induk ayam akan segera kembali ke sarang untuk mengeram kembali. Induk-induk ayam ini sangat protect dan sensitif dalam melindungi telur-telur yang dieraminya. Anda bisa gunakan kapur ajaib anti serangga agar tidak ada serangga ataupun kutu saat proses pengeraman sehingga hasil tetas bisa optimal.

Setelah memasuki 21 hari maka tibalah telur-telur ini menetas. Sebelum menetas di hari ke-19 atau di hari yang ke-20 sudah terlihat adanya telur yang mulai retak dan tidak perlu Anda bantu untuk memecahkan telur-telur yang retak tersebut. Biarkan saja telur yang retak tersebut menetas dengan sendirinya secara alami.

Telur Mulai Retak

Telur Mulai Retak

Kalau ingin memisahkan anak ayam maka ketika baru menetas anda tidak perlu terburu-buru mengambil anak-anak ayam tersebut, tapi Anda bisa menunggu 6 hingga 12 jam yaitu ditandai dengan bulu-bulu DOC anak ayam sudah mengering dan posisi berdiri dan berjalan anak-anak ayam ini sudah mulai tegap dan lincah.

Pemisahan Anak Ayam dari Induknya

Anda bisa mengambil anakan ayam ini secara bertahap. Anda bisa siapkan media apapun untuk tempat anak-anak ayam ini sementara ditempatkan. Agar induknya tidak marah Anda bisa sambil berikan makanan atau minuman kepada induk ayam tersebut. Anda juga bisa singkirkan beberapa sisa pecahan telur agar tidak melukai anak-anak ayam yang baru menetas.

Kalau anda tidak berani dengan tangan langsung, Anda bisa gunakan kayu atau apapun untuk mengambilnya. Ketika masuk hari ke 23 artinya telur-telur yang masih ada di sarang adalah telur-telur yang sudah kadaluarsa dan tidak menetas, untuk itu sebaiknya Anda buang. Anak ayam yang dipisahkan dari induk harus mendapatkan tempat yang lebih baik. Anda bisa siapkan kardus dan juga lampu penghangat bisa 15 watt, 25 watt ataupun 40 watt tergantung suhu asli di daerah anda. Kalau suhu asli daerah Anda dingin sekali maka butuh watt yang lebih besar. Anda bisa gunakan bantuan stik untuk menggantungkan lampu penghangat ini dan anda bisa mengatur tinggi rendah lampu tersebut atau Anda bisa sesuaikan sendiri.

Lampu untuk Pengeraman

Lampu untuk Pengeraman

Untuk alas kardus agar lebih hangat bisa anda berikan jerami atau kalau anda tidak ada jerami maka anda bisa membuat jerami kertas, caranya anda bisa ambil beberapa lembar kertas bekas lalu anda lipat kemudian Anda gunting sekitar setengah cm atau 1 cm. Setelah digunting kertas-kertas tersebut anda remas-remas dan anda pisah-pisahkan barangkali masih ada kertas-kertas yang masih menempel. Nah kini jerami-jerami kertas ini sudah bisa digunakan.

Setelah siap maka DOC anak-anak ayam ini sudah bisa dimasukkan. Anak-anak ayam ini biasanya akan mulai makan dan minum di hari kedua, tapi tidak ada salahnya anda siapkan makan dan minuman di dekatnya. Anda juga bisa pasang kawat pelindung agar anak-anak ayam ini aman dari gangguan predator ataupun anak-anak yang iseng.

Sebaiknya letakkan lampu penghangat agak di pojok agar ketika terlalu panas maka anak-anak ayam ini bisa ada space atau ada jarak untuk menjauh dari lampu apabila terlalu panas. Kalau kardus yang anda miliki berukuran kecil, sementara anak ayam anda agak banyak maka anda pun bisa memadukan dua kardus menjadi satu dengan memberikan pintu di antara keduanya.

Kardus pertama bisa untuk tempat makanan dan minuman sedangkan kardus kedua sebagai brooder box yaitu tempat lampu penghangat dan ayam ayam ini beristirahat. Kalau anda memiliki beberapa induk ayam yang mengeram beda waktu, maka akan terjadi perbedaan saat menetas. Apakah anak-anak ayam tersebut yang berbeda usia bisa dicampur untuk menghemat tempat? tentu saja bisa, tapi sebaiknya anak-anak ayam yang dicampur tersebut memiliki perbedaan usia maksimal 10 hari. Diatas perbedaan menetas 10 hari maka tidak disarankan untuk dicampur karena akan merugikan bagi anak ayam yang masih kecil. Anak-anak ayam yang masih kecil ini akan diserang dengan ayam yang ukurannya lebih besar. Dan saat makan anak-anak ayam yang paling kecil akan kalah saat berebut makanan. Jadi diatas selisih 10 hari sebaiknya anda pisahkan atau bisa juga anda berikan pembatas.

Brooding Box Kardus

Brooding Box Kardus

Jangan pernah memisahkan anak ayam dari induknya ketika sudah lewat 24 jam, lewat 1 hari atau lebih dari 1 hari, karena anak ayam dan induknya sudah saling mengenal sehingga anak ayam akan berisik mencari induknya. Sehingga induknya dikhawatirkan akan stress.

Walaupun anak-anak ayam akan nyaman dengan adanya lampu penghangat, tapi sebaiknya sering-seringlah anak ayam ini anda jemur langsung di pagi hari yang terkena sinar matahari langsung dan itu akan membuat anak-anak ayam ini akan tumbuh lebih sehat.

Induk ayam yang selesai mengeram dan dipisahkan dari anak-anaknya maka biarkan saja tidak perlu dimandikan, karena tanpa dimandikan otomatis dalam tiga hingga empat hari sifat mengeram induk-induk ayam ini akan hilang sendirinya. Dan setelah 2 minggu biasanya induk-induk ayam ini pun akan kembali bertelur dan mengerami sehingga dalam satu tahun bisa terjadi 6 hingga 7 kali mengeram dan menetas. Dan anak-anak ayam anda pun bisa bertambah banyak dengan cara yang alami.

Terkadang dalam masalah memisahkan anak ayam ini kita sering terjadi keragu-raguan memisahkan anak ayam dari induknya. Ada yang bilang itu adalah perbuatan yang kejam. Sebenarnya justru ketika anda pemilik anak ayam lalu anda biarkan anak-anak ayam itu pergi dengan induknya, kemudian Anda sendiri tidak memberi mereka makan yang cukup, maka anda justru jauh lebih kejam, karena anak-anak ayam ini yang tadinya mungkin 10 anak ayam akhirnya karena mereka kerepotan mencari makan, ada yang tertinggal, ada yang enggak cukup nutrisinya akhirnya mereka mati dan tersisa 1 sehingga yang mati 9. Berbeda dengan ketika anda memisahkan anak ayam ini dari induknya kemudian anak ayam ini anda rawat, dapat penghangat yang cukup dari lampu penghangat, dapat nutrisi makanan yang cukup dan seimbang. Sehingga faktor mortaliti atau kematian anak ayam ini bisa ditekan.

Karena tujuan kita memisahkan anak ayam ini dari induknya adalah untuk tujuan agar anak-anak ayam ini hidup semua, tumbuh sehat semua, induk ayam pun juga bisa berproduktif lagi.

Demikian postingan mengenai cara memisahkan anak ayam DOC dari induknya dan tips agar anak ayam itu tidak stress dengan perawatan yang benar.

Baca Juga : Apa Itu Ayam DOC