Sahabat Tani, pernahkah anda mengupas buah-buahan dan membuang kulitnya ditempat sampah begitu saja? Sebenarnya sampah kulit buah ini bisa kita olah untuk dijadikan pupuk organik lho! Jadi kita akan melakukan proses yang namanya dekomposisi yang nantinya akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat terutama buat menyuburkan tanaman kita. Karena bisa dibilang semua jenis buah-buahan mengandung enzim, dan enzim ini dapat memperkaya nutrisi terserap oleh tanaman kita. Nah, pada postingan kali ini, tanamanbuah.com akan memberikan tutorial dan infromasi mengenai pembuatan pupuk organik cair yang kaya akan enzim dengan mendekomposisi kulit buah-buahan.

Sahabat Tani, sebagai contoh dibawah ini adalah buah nanas.

Buah Nanas

Buah Nanas

Buah ini saya beli satu bijinya Rp5.000 dan saya suka banget konsumsi buah ini karena kaya akan kandungan vitamin C. Bahkan buah ini cocok bagi penderita paru-paru / bronkitis dengan rutin mengonsumsinya. Buah nanas bisa membantu mempercepat proses penyembuhan bronkitis. Biasanya kalau orang habis nge-rujak nanas, biasanya kulitnya dibuang begitu saja. Padahal ketika kulit nanas kita olah menjadi bahan pembuat pupuk organik cair ternyata manfaatnya begitu luar biasa.

Pernah tidak anda melihat orang melunakkan daging menggunakan nanas? Dan alasan apa sehingga nanas dijadikan bahan pelunak daging yang tidak berbahaya ketika dimakan? Jawabannya adalah, Karena nanas mengandung suatu enzim yang namanya bromelain. Enzim Bromelain adalah enzim yang dapat memecah rangkaian tertentu pada suatu protein. Dan daging merupakan kumpulan kumpulan dari protein sehingga ketika ikatannya kita pecah maka tekstur nya menjadi lebih lunak lagi. Dan ketika enzim ini kita gunakan sebagai biang untuk proses dekomposisi maka bahan organik bakalan cepat terurai sehingga menjadi nutrisi yang bagus banget buat tanaman kita.

Dan selain mengandung enzim, menurut jurnal yang berjudul Pupuk Organik Cair Dari Limbah Kulit Nanas disebutkan bahwa nanas memiliki kandungan seperti misalnya air, serat kasar, karbohidrat, protein dan juga gula reduksi yang juga pasti sangat bermanfaat ketika kita aplikasikan pada tanaman kita. Sampai di sini mungkin anda sudah penasaran gimana caranya bikin MOL-nya.

Untuk membuat MOL enzim ini kita hanya butuh 3 bahan saja yaitu:

  1. Gula merah sebanyak 500 gram. Berfungsi sebagai makanan mikroorganismenya atau kalau anda mau pakai molase juga bisa.
  2. Kulit nanas sebanyak satu setengah kilo.
  3. Air biasa sebanyak 5 liter.

Kalau kita lihat dari komposisinya cukup simpel cuman menggunakan 3 bahan itu saja. Dan perbandingan bahannya itu selalu pada rumus satu, tiga dan sepuluh. Jadi satu bagian itu gula atau molasenya, tiga bagian itu kulit buah-buahannya dan sepuluh bagian adalah air. Artinya jika nanti anda ingin membuat dengan skala yang lebih banyak misal 100 literan, maka dibutuhkan gula sebanyak 10 kilo atau molase 10 liter, kemudian kulit buah-buahannya sebanyak 30 kilo dan airnya sebanyak 100 liter. Jadi intinya ikuti prinsip dari 1 banding 3 banding 10.

Proses fermentasi yang akan kita gunakan pada pembuatan mol enzim ini yaitu menggunakan fermentasi tertutup. Jadi kalau kita menggunakan ember sebagai wadah fermentasinya maka embernya harus tertutup rapat. tetapi meskipun tertutup rapat kita juga harus sering-sering membukanya misal 2 hari sekali buat mengeluarkan gas yang ada di dalamnya. Atau kalau anda mau lebih simpel nya kita bisa melakukan proses modifikasi pada wadah fermentasinya.

Pembuatan Wadah Fermentasi

Alat-alat yang perlu disiapkan:

  1.  Kita siapkan dulu embernya.
  2. Siapkan selang waterpass secukupnya.
  3. Siapkan 2 buah seal gas elpiji.
  4. Botol air mineral 600 ml.
  5. Lakban, gunting dan alat-alat lainnya.

Sekarang kita buat modifikasi ember fermentasinya.

Lubangi di bagian tengah tutup embernya dengan menggunakan alat. Anda bisa gunakan bor, bisa gunakan solder listrik atau alat-alat lainnya.

Lubangi Tutup Ember

Lubangi Tutup Ember

Kemudian masukkan seal gas elpiji pada selang, kemudian masukkan selang ke dalam lubang tutup embernya.

Masukkan Seal Elpiji

Masukkan Seal Elpiji

Kemudian selang di bagian bawah juga diberikan seal supaya tertutup rapat.

Seal Bagian Tutup Bawah

Seal Bagian Tutup Bawah

Lalu di bagian atasnya diberikan lakban biar tidak ada udara yang keluar masuk pada proses fermentasi ini.

Lakban Sambungan Selang

Lakban Sambungan Selang

Sekarang lubangi tutup botol air mineral nya, kemudian kita masukan bagian selang satunya pada lubang tutup botol air mineral.

Pembuatan Selang Botol Mineral

Pembuatan Selang Botol Mineral

Dan botol air mineral nya ini kemudian kita kasih air dan isi sampai agak penuh dan pastikan selang pada tutupnya itu nyelup ke air.

Isi dengan Air

Isi dengan Air

Selesai.

Proses Pencampuran Bahan Pembuatan POC Kulit Buah

Sekarang mari kita campur semua bahan-bahannya:

  1. Haluskan dulu gula merah sampai bener-bener halus.
  2. Kemudian kulit buahnya juga kita halusin. Jadi prinsip dekomposisi itu kalau bahan-bahan yang kita gunakan itu teksturnya halus atau bentuknya itu kecil-kecil maka proses dekomposisi itu bakal berlangsung lebih cepat dan pastinya jadi lebih baik.
  3. Kita masukin kulit buahnya ke dalam ember kemudian kita masukin air tapi sisain sedikit untuk melarutkan gula. Sesudah larut masukan larutan gula tersebut kedalam wadah tadi. Aduk hingga merata.
  4. Tutup ember fermentasinya kemudian di lakban supaya tidak ada udara yang keluar masuk kecuali melalui selang yang sudah kita modifikasi. Simpan di tempat yang teduh selama 3 bulan. Jika sudah 3 bulan maka MOL enzimnya siap kita gunakan sebagai MOL yang dapat membantu mendekomposisi bahan-bahan organik atau kalau mau kita aplikasikan pada lahan pertanian kita itu juga bisa buat menambah nutrisi bagi tanaman kita.

Kalau ingin menjadikan MOL tersebut menjadi dekomposer bahan organik maka caranya adalah :

Dalam pembuatan 10 liter pupuk organik cair yang Anda campurkan dengan misalnya air kelapa atau air cucian beras, maka Anda bisa gunakan MOL ini sebanyak 200-300 ml. Dan jika anda mengkombinasikan dengan EM4, maka anda cuman butuh 100 ml EM4 yang bisa anda campurkan dengan mol enzim ini juga sebanyak 100 ml.

Jadi jauh lebih hemat dan pasti bakalan menyehatkan tanah kita. Atau kalau anda mau langsung aplikasikan kepada tanaman anda itu juga bisa dan dosisnya diambil 20 sampai 30 ml per liter airnya. Dan aplikasikan dengan sistem COR pada perakaran tanaman Anda.

Demikian postingan hari ini yang membahas tentang pembuatan pupuk organik cair atau MOL enzim dari kulit buah nanas dan mudah-mudahan bermanfaat dan bisa diaplikasikan dengan mudah.

Baca Juga: Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana