Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya sahabat pecinta tanaman hias? Semoga diberi kesehatan dan tetap semangat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Dalam bercocok tanam, apapun jenis tanamannya, media tanam menjadi bagian penting dan kompos merupakan salah satu bagian penyusun dari media tanam tersebut.

Oleh karena itu pada postingan kali ini akan menunjukkan cara membuat kompos dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar kita. Misalnya batang atau bonggol pisang, daun bambu dan lain-lain. Dan postingan ini sekaligus sebagai contoh aplikasi dari EM4 yang diperbanyak menggunakan kulit nanas yang cara pembuatannya sudah ditunjukkan pada beberapa waktu yang lalu.

Bahan Pupuk Kompos Sederhana

Bahan Pupuk Kompos Sederhana

Anda bisa mengaplikasikan pembuatan kompos ini sekaligus untuk mengolah media tanam bekas. Bagaimanakah proses dan hasilnya? yuk mari kita simak selengkapnya berikut.

Bahan Pembuatan Pupuk Kompos Sederhana

Untuk mengawalinya, kita potong batang ataupun bonggol pisang lalu cacah hingga menjadi ukuran yang lebih kecil. Pada batang pisang memiliki kandungan unsur hara yang cukup komplit baik mikro ataupun makro terutama pada bagian bonggolnya. Dan beberapa bakteri serta mikroba yang menguntungkan, beberapa hormon yang berfungsi untuk memacu pertumbuhan. Sehingga tidak heran jika bonggol pisang sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan POC bahkan pembuatan MOL atau mikroorganisme lokal.

Cacah Pohon Pisang Kecil-Kecil

Cacah Pohon Pisang Kecil-Kecil

Untuk langkah berikutnya kita siapkan air bersih kurang lebih sebanyak 20 hingga 25 liter dan molase yang terbuat dari gula merah yang diencerkan dengan air bersih sebanyak 2 liter. Cairan EM4 yang sudah kita perbanyak menggunakan kulit nanas sebanyak 2 liter. Aduk merata dan diamkan sejenak.

Pembuatan Molase dan EM4 Sederhana

Pembuatan Molase dan EM4 Sederhana

Campurkan bahan-bahan tersebut secara merata dan untuk bahan yang digunakan bersifat opsional tergantung tingkat kemudahan anda mendapatkannya atau kita bisa ganti menggunakan bahan-bahan lainnya. Misalnya menggunakan daun-daun kering, rumput atau bahkan limbah-limbah dapur.

Campuran Bahan Kompos

Campuran Bahan Kompos

Setelah mencapai kelembaban 30 hingga 40% langkah selanjutnya yaitu kita masukkan ke dalam karung atau kita tinggal tutup menggunakan terpal.

Fermentasi Kompos dalam Karung

Fermentasi Kompos dalam Karung

Isi karung tidak terlalu penuh dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengatur selama proses tersebut berlangsung sehingga tanpa mengeluarkannya dari dalam karung.

Isi Karung Tidak Terlalu Penuh

Isi Karung Tidak Terlalu Penuh

Ikat dan tempatkan pada tempat yang teduh tanpa terkena sinar matahari secara langsung ataupun guyuran air hujan.

Ikat dan Tempatkan di Tempat yang Teduh

Ikat dan Tempatkan di Tempat yang Teduh

Untuk perlakuan lanjutan, setiap 2 minggu sekali kita semprot kembali menggunakan larutan EM4 untuk menjaga kelembabannya serta aduk-aduk kembali. Dan cepat atau lambatnya proses pengomposan tergantung dari beberapa faktor misalnya : temperatur dalam karung, mikroba yang ada, ukuran bahan yang digunakan, komposisi bahan serta kelembaban dan udara.

Setelah kurang lebih 1 hingga 2 bulan maka hasil pengomposan tersebut sudah siap untuk kita gunakan. Baik sahabat tani, cukup sekian postingan kali ini mengenai cara membuat kompos rumahan sederhana. Jangan lupa untuk membaca update terbaru dari hasil pengomposan tersebut.

Sekali lagi, jangan jadikan keterbatasan untuk tidak bergerak dan berkreasi. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Buat Pupuk Kompos Daun Bambu