Halo sobat tani Indonesia, pada kesempatan kali ini masih di www.tanamanbuah.com , kami akan mengulas tanaman adenium khususnya bagian media tanam. Media tanah ini bagi adenium sangat penting sekali karena bisa menghasilkan Adenium yang cantik dan tetap sehat, pertumbuhannya yang maksimal dan tentunya akan terlihat lebih menarik dengan memperhatikan media tanam nya.

Adenium di Pot

Adenium di Pot

Nah, sobat tani pasti bertanya-tanya, apa saja syarat-syarat media tanam bagi adenium ? apa saja komposisi dan bahan-bahan media tanam untuk adenium ? sebelum kita menuju pada topik pembahasan saya ucapkan terima kasih kepada sobat tani yang selalu setia berkunjung di blog ini. Dan bagi Anda yang baru saja singgah di blog ini, jangan lupa dibookmark / dicatet alamat nya ya, agar tidak ketinggalan update terbaru yang berisi informasi yang tidak kalah seru dan menarik seputar dunia adenium, seni bonsai dan ragam tanaman lainnya.

Perawatan Adenium / Kamboja Jepang

Untuk Adenium atau Kamboja Jepang yang sehat dan pertumbuhannya yang maksimal, ada beberapa hal penting yang harus kita lakukan dalam perawatannya. Perawatan itu sendiri terdiri dari beberapa bagian dan dengan jangka waktu tertentu antara lain selain pemberian sinar matahari yang cukup, penyiraman, pemupukan, pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit dan penggantian media tanam atau wadah yang lebih besar sesuai perkembangan dari Adenium tersebut atau yang biasa disebut dengan repotting.

Untuk media tanam Adenium maksimal kita harus ganti 8 bulan sekali. Idealnya adalah per 3 hingga 4 bulan sekali tergantung dari perkembangan Adenium itu sendiri. Media tanam yang terlalu lama tidak diganti cenderung lebih padat, menyebabkan sirkulasi udara tidak lancar dan menyimpan air, minim unsur hara dan bersifat asam. Tentu saja hal tersebut akan menghambat pertumbuhan atau bahkan bisa menimbulkan serangan hama dan penyakit pada Adenium tersebut. Maka pentingnya mengganti media tanam secara rutin dan berkala.

Baca Juga : Penyebab Daun Adenium Rontok

Syarat dan Metode Pergantian Media Tanam Adenium

Pada Adenium ada 2 cara metode yang bisa dilakukan yaitu mengganti media tanam secara total dengan media baru atau mengganti media tanam sebagian dengan mengurangi media lama dan menambahkan media yang baru. Sedangkan syarat utama untuk media tanam yang baik untuk Adenium yaitu poros atau tidak bersifat mengikat air, mengingat habitat asli dari tanaman Adenium adalah daerah kering. Syarat yang kedua adalah mencukupi unsur-unsur hara yang diperlukan oleh adenium untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan dari Adenium tersebut hingga bisa maksimal.

Komposisi dan Cara Mencampur Media Tanam Adenium

Dari syarat-syarat tersebut kita bisa dapatkan dari beberapa macam bahan dengan sifat serta kelebihan dan kekurangan masing-masing dari bahan tersebut. Dari sekian banyak bahan untuk media tanam yang biasa dipergunakan untuk Adenium yaitu seperti gambar di bawah ini :

Komposisi Media Tanam Adenium

Komposisi Media Tanam Adenium

Pada media diatas tampak beberapa unsur antara lain pasir malang, kompos, kohe, atau kotoran hewan serta sekam bakar. Dari masing-masing bahan tersebut kita campur dengan komposisi dan dengan cara sebagai berikut :

  1. Untuk bahan yang pertama yaitu sekam bakar. Sekam bakar lebih steril karena melalui proses pembakaran. Kita gunakan 2 bagian.

    Sekam Bakar

    Sekam Bakar

  2. Untuk bahan yang kedua yaitu pasir malang sebanyak 2 bagian. Pasir malang dipilih karena tingkat porositas nya yang tinggi akan tetapi minim unsur hara.

    Pasir Malang

    Pasir Malang

  3. Bahan ketiga yaitu kompos sebanyak 1 bagian.

    Kompos

    Kompos

Perkirakan berapa banyak media yang akan digunakan dan tetap menggunakan perbandingan tersebut yaitu 2 + 2 + 1 sekam bakar, pasir Malang dan kompos.

Untuk cara mencampurnya anda bisa melihat gambar dibawah ini :

  1. Aduk secara merata komposisi bahan sebagai berikut.

    Aduk Media Adenium

    Aduk Media Adenium

  2. Spray media agar agak basah / lembab.

    Spray di Media

    Spray di Media

  3. Aduk Kembali.

    Aduk Media Adenium Kembali

    Aduk Media Adenium Kembali

  4. Spray sekali lagi.

    Spray Media Sekali Lagi

    Spray Media Sekali Lagi

  5. Aduk kembali hingga semua benar-benar tercampur rata.

    Aduk Media Lagi

    Aduk Media Lagi

  6. Media siap untuk digunakan.

    Siap Digunakan

    Siap Digunakan

Hal Yang Harus Diperhatikan dalam Proses Penanaman Adenium

Sebelum melakukan proses penanaman ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Yang pertama yaitu pastikan luka yang kemungkinan terjadi sudah benar-benar kering. Caranya yaitu kita perhatikan secara seksama pada bagian akar, batang maupun cabang karena luka yang kemungkinan terjadi bisa menyebabkan pembusukan.

    Cek Luka pada Akar Adenium

    Cek Luka pada Akar Adenium

  2. Yang kedua yaitu gunakanlah wadah yang sesuai artinya tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil baik berupa pot atau polybag dan perhatikan lubang drainase. Untuk penanaman Adenium yang besar perlu ditambahkan lubang drainase pada bagian bawah dan samping pot untuk menjamin suplai udara dan kelancaran drainase. Jika ingin menggunakan pot seperti gambar dibawah ini maka pilihlah pot yang berkaki sehingga ada jarak antara pot dan dimana Adenium tersebut ditempatkan.

    Lubang Pada Pot untuk Drainase

    Lubang Pada Pot untuk Drainase

  3. Setelah kita tentukan wadah yang sesuai, hal yang ketika yang jadi perhatian yaitu pemberian pecahan genteng atau batu bata pada dasar pot. Tujuannya adalah agar media tidak ikut keluar melalui lubang drainase saat melakukan proses penyiraman sekaligus menghindari supaya media tanam tidak langsung menutup lubang drainase. Gunakan seperlunya tergantung besar atau kecilnya wadah yang kita gunakan dan hindari penggunaan styrofoam karena bisa menjadi sarang buat semut.

    Pemberian Pecahan Genting pada Dasar Pot

    Pemberian Pecahan Genting pada Dasar Pot

Proses Penanaman Adenium

Untuk mengawali proses penanaman kembali Adenium tersebut maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Masukan media tanam sebagai lapisan Dasar dengan ketebalan disesuaikan kemudian sedikit kita padatkan.

    Media Tanam

    Media Tanam

  2. Setelah itu kita masukkan kohe atau kotoran hewan seperlunya di atas lapisan media dasar.

    Kohe

    Kohe

  3. Setelah itu kita timbun kembali dengan media dan kembali sedikit kita padatkan secara keseluruhan.

    Pemadatan Media

    Pemadatan Media

  4. Dan setelah melalui proses tersebut Adenium sudah siap untuk kita tanam kembali.
  5. Setelah kita letakan Adenium di bagian tengah pada wadah yang sudah kita siapkan, kita timbun Adenium tersebut dengan media hingga akar terkubur secara sempurna.

    Menimbun Adenium dengan Media

    Menimbun Adenium dengan Media

Tips Menanam Adenium

Untuk tips media tanam bagi Adenium yaitu Adenium adalah tanaman yang simpel dan mudah beradaptasi. Ini bisa berarti bahwa tidak ada aturan khusus baik komposisi maupun bahan-bahannya mengingat masing-masing wilayah berbeda-beda tingkat kesulitan untuk mendapatkan bahan tersebut serta harga yang bervariasi. Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa untuk media tanam untuk adenium bisa kita gunakan bahan-bahan yang lebih mudah kita dapatkan di sekitar kita dan memiliki dua syarat utama yaitu poros dan mencukupi unsur-unsur hara yang diperlukan oleh Adenium serta cocok dengan iklim dan lingkungan kita.

Kenali dan pahami kelebihan atau kekurangan sifat dan karakter dari masing-masing bahan media tanam yang akan kita gunakan, karena bisa mempermudah dalam aplikasi atau bisa kita imbangi dengan teknik yang lain misalnya penyiraman. Setelah kita tanam untuk Langkah terakhir untuk mempercantik pada bagian atas media dan menghindari media yang berantakan saat proses penyiraman, bisa berikan topping pada bagian atas dengan pasir malang seperti gambar dibawah ini.

Pemberian Topping Pasir Malang

Pemberian Topping Pasir Malang

Untuk perawatan pasca tanam yaitu tempatkan Adenium tersebut pada tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang lancar, cukup terkena sinar matahari pagi. Siram atau spray kembali jika media agak sedikit kering tanpa mengenai batang dan bonggol. Setelah usia kurang lebih 2 minggu dan Adenium sudah melewati masa-masa stress ditandai dengan munculnya daun-daun baru dan Adenium sudah bisa diperlakukan seperti biasa.

Untuk media tanam yang lain yang biasa kita jumpai pada tanaman Adenium yaitu antara lain sebagai berikut : sekam mentah dipilih karena lebih mudah mendapatkannya, harganya lebih murah tidak mudah lapuk akan tetapi bersifat mengikat air. Kokopit atau cacahan serabut kelapa yang harus dipilih sebagai media tanam karena mampu menahan kelembaban media dengan baik karena sifatnya yang menahan air akan tetapi waspadai zat tanin pada cocopeat yang masih baru. Pasir kali atau pasir bangunan bisa berfungsi sebagai pengganti pasir malang akan tetapi bentuknya yang lebih halus bisa mengendap pada dasar pot dan menyumbat lubang drainase, maka gunakanlah pasir kali dengan bentuk yang kasar dan cuci terlebih dahulu sebelum kita gunakan. Kompos daun bambu atau kompos daun Trembesi dipilih karena mampu mempercepat pertumbuhan Adenium terutama pada bagian bonggol batang serta membuat daun lebih rimbun.

Sangat mudah bukan? Selamat mencoba dan berkreasi !