Assalamu’alaikum.. Kali ini kita akan membahas tema tentang vertikultur jaringan. Nah, pada postingan ini saya akan menginformasikan semua tentang bagaimana cara sederhana membuat irigasi tetes untuk vertikultur. Seperti apa ? Ayo kita ulas bersama berikut ini.

Air merupakan sesuatu hal yang vital untuk media maupun tanaman kita. Semua proses biologi maupun kimia itu terjadi karena bantuan dari air. Proses perubahan mulai dari amonia menjadi bisa amonium yang bisa diserap oleh tanaman kita, kemudian berlanjut menjadi nitrit dan berlanjut juga menjadi nitrat yang akhirnya bisa kembali diserap oleh tanaman kita. Semua itu juga memerlukan proses biologi yang didalamnya terkandung unsur fungsi daripada air.

Tanpa air maka tanaman kita akan menjadi stress dan mudah terserang oleh penyakit. Sama halnya dengan diri kita ketika kita dehidrasi maka kita akan mudah / rentan terserang penyakit. Oleh karena itu pada kesemaptan kali ini saya akan mengirnformasikan kepada sahabat semua mengenai bagaimana cara membuat irigasi tetes yang sederhana. Sistem irigasi tetes ini yang akan menyediakan air dari pagi sampai sore dengan kebutuhan air yang diperlukan oleh tanaman kita.

Alat dan Bahan Pembuatan Irigasi Tetes

Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah :

  1. Botol Aqua bekas.
  2. Kain flanel.
  3. Cutter.
  4. Solder.

Cara Pembuatan Irigasi Tetes

  1. Pertama-tama kita akan memotong di bagian atas atau di bagian pangkal daripada botol Aqua seperti ini. Kita lakukan pada semua botol.

    Potong Botol Aqua di Bagian Pangkal

    Potong Botol Aqua di Bagian Pangkal

  2. Kemudian kita akan melubangi di bagian penutup dengan menggunakan solder. Pelubangan ini dilakukan untuk membentuk lubang yang agak sedikit besar sehingga nanti menjadi tempat masuknya kain flanel atau kain bekas yang kita punyai.

    Melubangi Penutup Botol

    Melubangi Penutup Botol

  3. Setelah itu kita akan membuat lubang tempat kita memberikan penyangga. Penyangga yang akan kita gunakan adalah dengan menggunakan kawat supaya alat yang kita punyai ini bisa berdiri dengan tegak.

    Lubang untuk penyangga

    Lubang untuk penyangga

  4. Berikutnya kita akan memasukkan kain pada lubang yang sudah kita buat.

    Memasukkan Kain pada Lubang Botol

    Memasukkan Kain pada Lubang Botol

  5. Berikutnya kita akan membuat penyangga dari kawat yang kita lengkungkan seperti ini.

    Penyangga dari Kawat

    Penyangga dari Kawat

Setelah rangkaian alat jadi maka kita memasangnya pada sistem vertikultur kita dengan cara membuka tutup paralon tempat olah limbah rumah tangga seperti ini. Dan kita hanya menggantungkannya seperti berikut ini.

Penggantungan Irigasi Tetes

Penggantungan Irigasi Tetes

Setelah selesai baru kita bisa mengisinya dengan air irigasi. Kita juga bisa mencampurkan mol ataupun pupuk anorganik di dalam cairan yang kita gunakan sebagai penyiram.

Pengisian Air di Irigasi Tetes

Pengisian Air di Irigasi Tetes

Demikian hasil yang bisa kita dapat. Air menetes seperti yang kita harapkan untuk menyediakan air mulai dari pagi sampai sore hari dengan kapasitas yang memang diperlukan oleh tanaman kita.

Dengan cara seperti ini kita mengharapkan kebutuhan tanaman akan kebutuhan air bisa tersedia setiap waktu dengan kapasitas yang dibutuhkan oleh tanaman. Disamping itu kita juga bisa menghemat air. Disisi lain kita juga bisa mengaplikasikan pupuk baik organik maupun anorganik.

Jadi demikian tadi informasi yang bisa kami berikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat, salam sukses untuk kita semua. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Memperbanyak Tanaman Vegetatif dan Generatif