Pada kali ini tanamanbuah.com akan mengulas tentang cara membuat EM4 dengan bahan-bahan sederhana yang mudah didapat serta murah. Apa itu EM4 ? EM4 adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam berkebun organik. Jadi yang kita kenal sekarang ini EM4 adalah mikroorganisme yang kita beli di toko / pabrikan. Namun sebenarnya EM4 itu bisa kita buat sendiri tanpa harus membeli sehingga menjadi lebih murah. Bahkan, kalau kita bandingkan meskipun itu pabrikan menggunakan lab dengan analisa yang tepat (waktu dan ukuran) tetapi EM4 yang kita buat sendiri memiliki beberapa keunggulan dibanding EM4 yang dibeli.

bahan cara buat EM4

Bahan-bahan Pembuatan EM4 Sendiri

Apa Keuntungan EM4 Yang dibuat Sendiri ?

EM4 isinya adalah bakteri / mikroorganisme yang hidup. Sesuatu yang hidup itu akan lebih cocok hidup dan berkembang di tempatnya masing-masing atau di habitat aslinya. Nah, apa hubungannya EM4 pabrikan dengan yang kita buat (MOL = Mikro Organisme Lokal) ? Perlu diketahui MOL adalah mikroorganisme yang dibuat dari bahan-bahan / mikroorganisme di sekitar kita, sehingga nanti setelah jadi dan kita aplikasikan maka akan cocok bisa hidup dan berkembang biak serta bertugas dengan baik ketika kita aplikasikan ke tanaman maupun di media tanam karena dia lokal, sehingga langsung bisa beradaptasi dan hidup serta berkembang disana.

Berbeda kalau EM4 pabrikan, maka biasanya mikroorganisme yang terkandung belum tentu cocok di lingkungan kita. Sudah terbukti kalau MOL itu bakterinya sudah terbiasa disitu, baik dalam kondisi cuaca apapun. Sehingga MOL kalau diaplikasikan dia tetap akan bertahan hidup disitu, berbeda kalau kita beli. Itu berlaku kalau kita beli MOL juga yang beda wilayah atau tempat.

baca juga: Manfaat dan Tujuan Pertanian Organik

Jadi, alangkah baiknya kalau kita buat MOL sendiri. Sejarah EM4 sendiri juga awalnya dari luar (bukan dari Indonesia), lalu mengapa kita harus beli produk dari luar toh kita sendiri juga bisa buat dan bahkan mungkin lebih bagus. Intinya kalau berkebun organik, bahan-bahan pendukung bisa membuat sendiri dan bisa diperoleh dengan mudah, murah dan berlimpah disekitar kita.

Bahan-Bahan yang dibutuhkan untuk membuat MOL / EM4 buatan sendiri

  1. Sayuran 1 Kg (potongan sayur tidak terpakai)
  2. Buah-buahan 1 Kg (buah yang tidak terpakai)
  3. Air Cucian Beras 2 Liter
  4. Molase / tetes tebu 100cc atau bisa diganti dengan gula merah 1 ons
  5. Dedak padi / bekatul 0.5 Kg.

Bahan-bahan diatas bisa sangat mudah dicari dengan harga yang relative murah.

Manfaat EM4 atau MOL

Sebelum kita membahas cara membuatnya, alangkah baiknya mengetahui manfaat menggunakan EM4 ini sebagai berikut :

  • Memperbaiki sifat fisik kimia dan biologi tanah.
  • Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi.
  • Menfermentasi dan mendekomposisi bahan organik dalam tanah dengan cepat. Jadi dengan menggunakan EM4 proses fermentasi dan dekomposisi menjadi cepat karena tidak hanya mengandalkan mikroorganisme yang ada di tanah tersebut tetapi kita beri tambahan mikroorganisme EM4 atau MOL tadi.
  • Mengandung banyak sekali unsur hara.
  • Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan di dalam tanah. Semakin beragam mikroorganisme dalam tanah maka semakin subur.

Kandungan EM4 atau MOL

  1. Lactobasilus
  2. Phosfat
  3. Ragi
  4. Allumunium
  5. Kalsium
  6. Besi
  7. Magnesium
  8. Seng
  9. Tembaga
  10. Mangan
  11. Sulfur
  12. Nitrogen, Kalium dan Pospor (NPK)
  13. Klorin dan C-organik.

Cara Buat MOL atau EM4

  • Larutkan gula merah di air cucian beras
  • Blender sayuran bisa ditambahkan sedikit air cucian beras biar hancur.
  • Blender juga buah yang telah disiapkan.
  • Masukkan sayuran dan buah yang sudah dihaluskan / blender ke dalam tong plastik. Masukkan juga dedak halus dan air cucian beras yang sudah larut dengan gula merah.
  • Aduk secara merata campuran tadi dan kita tutup menggunakan plastik yang rapat. Penyimpanan untuk fermentasi selama kuran glebih satu minggu untuk mendapatkan EM1.

Setelah satu minggu akan kita saring dan diambil cairannya itu yang dinamakan EM1 dan ampasnya bisa kita gunakan untuk campuran fermentasi pakan ayam. Kita lihat disini gambar hasil dari EM1 yang sudah difermentasi selama satu minggu:

EM4 MOL 1

EM1 atau MOL proses pertama / satu minggu

Untuk menjadi EM2 kita bisa tambahkan sayuran dan buah yang sudah diblender. Diamkan lagi selama satu minggu untuk proses fermentasi lagi. Perlu kita ketahui bahwa proses pembuatan EM4 itu ada 4 tahap, yaitu EM1, EM2, EM3 dan EM4. Setiap tahapan ini harus dilaksanakan tepat waktu, tepat dosis, tepat bahan dan ramuan. Pada pembuatan EM3 selanjutnya, kita bisa campurkan dedak padi halus / bekatul dengan gula merah. Proses ini jangan sampai terbalik karena sangat menentukan hasil. Proses awal EM1 ini mengaktifkan bakteri yang terkandung dalam cucian beras dengan menambahkan dedak padi , gula merah, sayuran dan buah. Setelah aktif maka dikembangkan lagi dengan cara proses EM2 dengan menambahkan sayuran dan buah, bakteri pada tahap ini akan berlipat ganda dan semakin beragam. Proses EM3 yaitu dengan cara penambahan gula merah dan dedak padi atau bekatul dan akhirnya setelah fermenasi menjadi EM4.

Lanjutan Proses EM1 menjadi EM2 dan EM3

Kali ini kita lanjut pada proses dari EM2 menjadi EM3 dan EM4. Apa yang kita persiapkan ?

  1. EM1 nanti kita akan saring dan tambahkan bahan untuk menjadi EM2.
  2. Sayuran dan Buah yang sudah di blender / cincang( kalau bisa semua sayuran dan buah berasal dari wilayah kita)
proses EM2 menjadi EM3

Proses Pencampuran Sayuran dan Buah pada EM2

Untuk selanjutnya bisa dibuka dulu EM1 yang sudah difermentasikan, kita akan saring untuk diambil cairannya, sementara ampasnya bisa kita campur dedak untuk pakan ayam. Selanjutnya bisa tambahkan bahan sayuran 1 Kg. dan buah 1 Kg. yang sudah di blender tadi. Selanjutnya kita fermentasikan satu minggu agar bisa menjadi EM2. Tujuan dari proses EM2 ini adalah meningkatkan
bakteri.

Untuk Proses dari EM2 menjadi EM3 caranya sebagai berikut:

Siapkan EM2 yang sudah difermentasikan dan sudah disaring ampasnya. Masukkan Dedak padi atau bekatul dan gula merah yang sudah dicairkan. Maksud dari proses EM3 ini adalah pemberian makanan atau energi kepada bakteri atau mikroba yang ada di EM2 ini agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Sehingga nanti ketika aplikasi di media tanam bisa bekerja secara maksimal dan menghasilkan unsur hara yang dapat langsung terserap oleh tanaman. Setealah selesai proses penambahan ini, jangan lupa untuk tutup rapat menggunakan plastik dan ikat dengan karet untuk difermentasi selama satu minggu. Selanjutnya kita akan simak bagaimana mengolah EM3 menjadi EM4 sebagai berikut.

Proses Akhir dari EM3 Menjadi EM4

Pada proses ketiga ini, sebenarnya kita hanya menunggu proses fermentasi yang sudah dilakukan dari EM3 ke EM4. Tentunya semua tahapan proses harus dilakukan dengan runtut sesuai tutorial yang sudah disebutkan diatas tadi.

Demikian tadi tutorial bagaimana cara membuat EM4 secara step by step, semoga memberikan manfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk mulai bertanam, karena selain bermanfaat bagi kita, juga bisa bermanfaat bagi lingkungan. Semakin banyak tanaman, maka semakin banyak pula Oksigen. Tanaman menyerap racun dan mengeluarkan oksigen sehingga lingkungan kita menjadi sejuk dan sehat.