Pada kesempatan kali ini, TanamanBuah akan memberikan tips dan cara bagaimana melakukan stres air pada tanaman dengan tujuan mempercepat pembungaan dan pembuahan. Stres air ini sudah umum digunakan oleh para penghobi dan petani tanaman dan bunga. Nah, sebelum kita masuk ke intinya yaitu langkah dan caranya, kita simak beberapa penampakkan tanaman yang baru saja saya stres kan berikut ini.

Penampakan Daun yang Stres Air

Jadi gambar diatas adalah penampakan daun yang telah dilakukan stres air, daunnya agak menguning. Kita lihat juga hasilnya muncul bakal bunga nya.

Bakal Bunga yang Muncul akibat Stres Air

Kita lihat kembali dedaunannya, karena efek dari stres air jadi tampilannya seperti ini.

Daun Layu akibat Stres Air

Nah, kita bandingkan dengan yang tidak dilakukan dengna stres air, daunnya sangat bagus dan normal. Jadi jauh sekali perbandingannya.

Daun Yang Sehat Tanpa Stres Air

Baik kita akan memulai teori stres air. Teknik stres air ini akan lebih mudah jika kita lakukan pada tanaman yang ditanam pada pot atau tanaman yang langsung di lahan daerah dataran tinggi. Sedangkan tanaman yang ada di dataran rendah atau sangat dekat dengan sumber air, ini akan lebih sulit. Ataupun tanaman yang ada di pegunungan itu cenderung lebih sulit karena suhunya lebih dingin. Sebab yang namanya stres air itu adalah puasa air. Jadi kita tidak memberikan air dan tanaman juga sulit untuk mendapatkan air.

Baca Juga : Jenis Jambu Air Manis Unggulan

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Stres Air ?

Waktu yang bagus untuk menyiram saat stres air adalah sore hari dan ketika tanamannya dalam kondisi layu. Kenapa sore hari ? karena jika kita menyiramnya di pagi hari misalkan, itu sama saja kita membekali tanaman tersebut untuk menghadapi sinar matahari karena kita melakukan ini di musim kemarau juga, maka siram nya pada sore hari. Sehingga media tanamannya pun kekurangan air sampai dia layu kemudian kita menyiramnya lagi.

Usahakan saat melakukan stres air, kondisi tanamannya sedang dorman / sedang tidak ada pertunasan muda. Kondisi tanaman juga harus subur dan sehat. Kemudian daun-daun atau ranting kecil yang ada di batang berwarna coklat juga harus dibersihkan. Jadi dedaunan hanya berada di area-area pucuk.

Media Harus Benar-Benar Kering Sebelum Disiram

Jadi kita menyiramnya saat kondisi pot benar-benar kering seperti gambar diatas. Kita lakukan di sore hari, nyiramnya ga usah banyak-banyak cukup sekedar bisa hidup saja. Proses menjadi layu ini biasanya berbeda-beda per pot. Tergantung dari ukuran pot dan besar tanamannya. Bisa sehari saja sudah layu, bisa juga sampai dua – satu minggu baru bisa layu. Perlakuan stres air ini dilakukan sampai ia memunculkan tunas bunga. Kalau sudah muncul tunas bunga, maka penyiraman kembali normal, tidak perlu melakukan stres air lagi.

Khusus untuk jambu MDH, tunas air berwarna agak kemerahan. Jadi kita harus paham betul perbedaan antara tunas air dan tunas bunga. Untuk jambu lilin merah, tunas bunga nya agak kecoklatan. Kemudian untuk jambu TSG, tunas bunga nya bisa muncul dimana saja dan agak sulit membedakan tunas bunga dan tunas airnya.

Tanaman yang belum siap untuk stres air adalah tanaman yang masih muda dan berdahan hijau. Jadi kalau dilakukan stres air akan sia-sia dan bahkan merusak pohonnya. Jika sampai dua bulan tidak berhasil, maka anggap saja gagal dan tidak usah diteruskan. Kalau jambu madu biasanya gak sampai dua bulan itu sudah berbunga. Tapi untuk varietas lain yang kurang genjah mungkin agak sulit. Dan apalagi jika anda tidak ketika masa dorman, masih banyak pertunasan muda, maka akan sering gagal. Berikut penampakan pohon yang gagal stres air sehingga dahan-dahan jadi kering.

Contoh Tanaman Yang Gagal Stres Air

Dan sekedar info tambahan, sebenarnya ada teknik lain yaitu dengan menggenangi air dengan POC atau pupuk unorganic. Sebab cara ini saya anggap lebih bagus dan hasil buahnya juga bagus. Jadi dengan sistem genang air, kita tidak akan membuat pohonnya stres. InsyaAllah akan saya buatkan tutorial nya pada waktu mendatang.

Baik semoga informasi ini bisa menjadi bahan tambahan untuk anda melakukan teknik stres air, semoga berhasil dan semangat terus dalam bercocok tanam.