Assalamualaikum Wr. Wb. Hai sahabat pecinta bonsai, Adenium dan tanaman hias lainnya, kembali lagi bersama tanamanbuah.com sebuah blog yang menyajikan informasi tentang seni bonsai, perawatan Adenium dan beragam tanaman hias lainnya.

Pada Adenium, banyak cara atau metode yang bisa digunakan untuk melakukan grafting atau sambung. Antara lain grafting flat atau datar, grafting V, grafting susu dan beberapa metode lainnya yang sebagian sudah dijelaskan di postingan sebelumnya. Sedangkan grafting pada Adenium itu sendiri bertujuan salah satunya untuk memperbanyak Adenium dengan cepat, agar menghasilkan bibit yang lebih unggul baik jenis, karakter ataupun bunga.

Alat Grafting Adenium

Alat yang digunakan juga bermacam-macam. Misalnya menggunakan grating tape / plastik khusus grafting, atau hanya menggunakan plastik es lilin tergantung kebiasaan dan tingkat kemudahan anda mendapatkannya. Dan pada postingan kali ini kita akan mengulas cara grating flat pada Adenium dengan cabang lebih dari satu dengan menggunakan alat yang paling sederhana dan paling mudah yaitu plastik es. Dan alat pengikat nya hanya menggunakan karet gelang.

Alat Grafting Sederhana

Alat Grafting Sederhana

Yuk kita simak caranya berikut ini.

Langkah-langkah Grafting Flat pada Adenium

Sebagai langkah pertama, siapkan Adenium sebagai calon batang bawahnya. Adenium tersebut dalam kondisi tanpa siram dan harus dalam keadaan sehat dan subur. Kemudian buang semua cabang atau tunas yang pertumbuhannya kurang dominan atau tidak kita inginkan dan perlu ditambahkan bahwa metode grafting seperti ini sangat cocok dilakukan saat cuaca panas atau kering di mana kelembaban tidak terlalu tinggi sehingga tanpa perlu dilakukan proses penyungkupan.

Adenium Sebagai Calon Batang Bawah

Adenium Sebagai Calon Batang Bawah

Untuk memastikan Adenium tersebut dalam keadaan sehat dan subur yaitu tak ada tanda gejala serangan hama atau penyakit. Dan sebelum dilakukan grafting jika perlu lakukan repoting atau penggantian wadah dan media minimal 1 hingga 1 setengah bulan sebelumnya atau lakukan pemupukan dua hingga tiga minggu sebelumnya.

Potong batang pada calon batang bawah tersebut sepanjang kurang lebih 10 hingga 15 cm dari pangkal batang. Dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan, sehingga bisa kita sambung ulang. Sementara sisa potongan bisa kita tanam kembali dengan cara kita stek.

Pemotongan Cabang Batang Bawah

Pemotongan Cabang Batang Bawah

Untuk pemotongan pada batang atau cabang bagian tengah usahakan sedikit lebih panjang dari cabang atau batang yang berada di sampingnya dengan tujuan agar nantinya tunas baru yang muncul pada batang atas tidak saling bertabrakan atau bersenggolan setelah sambungan menyatu.

Setelah kita potong kemudian kita iris tipis-tipis selama beberapa kali dengan tujuan untuk membuang getah yang telah keluar dan kita diamkan sejenak agar getah yang keluar semakin banyak dan sedikit mengering.

Pembuangan Getah Pada Cabang

Pembuangan Getah Pada Cabang

Sambil menunggu getah tersebut keluar dan mulai sedikit mengering, kita siapkan plastik es dengan ukuran minimal setengah kg kemudian kita belah menjadi dua menggunakan pisau cutter lalu potong sehingga menjadi 4 bagian.

Persiapan Plastik Pembungkus Grafting

Persiapan Plastik Pembungkus Grafting

Setelah itu pada bagian tengah plastik tersebut kita tekan menggunakan ibu jari sehingga kurang lebih akan tampak seperti ini:

Tekan Bagian Tengah Plastik

Tekan Bagian Tengah Plastik

Sebelum kita tempelkan calon batang atas pada calon batang bawah, kita iris calon batang bawah tersebut sekali lagi dan pastikan pisau yang kita gunakan dalam keadaan bersih.

Untuk calon batang atasnya kita potong sepanjang minimal 1 hingga 1 setengah cm atau setidaknya terdapat dua mata tunas. Dimana untuk mempercepat proses pertumbuhannya usahakan di salah satu mata tunas tersebut sudah tumbuh atau sedikit menonjol, lalu Letakkan sekali tempel.

Letakkan Calong Batang Atas

Letakkan Calong Batang Atas

Setelah itu kita tutup menggunakan plastik es yang kita persiapkan sebelumnya. Lakukan secara hati-hati tanpa perlu kita tekan atau tarik terlalu kencang. Cukup membuatnya menempel namun tidak mudah berubah posisi. Kemudian kita ikat menggunakan karet gelang cukup 3 hingga 4 kali putaran. Lalu lakukan hal yang sama pada batang atau cabang-cabang berikutnya.

Tutup Dengan Plastik Es dan Ikat

Tutup Dengan Plastik Es dan Ikat

Untuk batang atau cabang bagian tengah, arah mata tunas sebaiknya saling berlawanan. Misalnya jika arah mata tunas yang lain menghadap ke kanan atau ke kiri maka pada bagian tengah tersebut maka tunas kita arahkan menghadap ke depan dan ke belakang atau sebaliknya. Maksud dan tujuannya tak lain seperti yang sudah disebutkan yaitu agar nantinya tunas yang muncul dan akan tumbuh tidak saling bertabrakan atau saling bersenggolan satu dengan yang lain walaupun batang atau cabang pada bagian tengah kita sisakan sedikit agak lebih panjang dari cabang atau batang yang lain.

Proses Gafting Flat Selesai

Proses Gafting Flat Selesai

Untuk perlakuan pasca grafting, segera tempatkan Adenium tersebut pada tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari. Untuk penyiraman pertama kali bisa dilakukan dua hingga tiga hari pasca grafting dan tinggal kita tunggu saja hasilnya beberapa minggu kedepan.

Hasil dari Grafting Adenium Teknik Flat

Hasil dari Grafting Adenium Teknik Flat

Kelebihan Grafting Flat pada Adenium

Kelebihan grafting dengan metode seperti ini, selain alat yang digunakan cukup sederhana dan mudah didapat, kita tidak perlu membuka plastik dan karet tersebut. Karena kurang lebih dua hingga tiga minggu karet akan melar dan putus dengan sendirinya dan plastik akan terlepas atau terjatuh dengan bantuan tiupan angin.

Oke, cukup sekian postingan kali ini mengenai cara grafting adenium menggunakan teknik flat atau datar beserta kelebihannya. Semoga bermanfaat dan jangan jadikan keterbatasan untuk tidak berkreasi. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Cara Grafting Anggur