Pada kesempatan kali ini, tanamanbuah.com akan membahas daun yang diciptakan Tuhan yang luar biasa manis dan solusi bagi kita yang beresiko atau penderita diabetes dan juga bagi Mbak atau Ibu-ibu yang pengen slim. Solusinya adalah bagaimana kita mengurangi kalori yang tidak berlebihan tapi tidak meninggalkan manisnya hidup..

Daun Stevia

Daun Stevia

Daun stevia adalah daun yang memiliki kandungan manis 200-300 kali gula. Diciptakan Tuhan sebenarnya dulu di Amerika tapi ternyata dibawa di negeri tropis Indonesia ini sangat bagus dikembangkan. Dulunya, banyak orang berpendapat bahwa stevia itu dikembangkan di dataran tinggi di Indonesia. Tapi kenyataanya di dataran rendah pun pertumbuhannya luar biasa bahkan sedang di kembangkan dalam jumlah yang besar di beberapa daerah Indonesia.

Manfaat dan Khasiat Daun Stevia

  1. Pengganti Gula. Kegunaan daun Stevia seperti yang saya ulas diatas adalah untuk diet bagi orang-orang yang beresiko diabetes agar bisa mengonsumsi manisnya hidup.
  2. Penurun Tekanan Darah. Kemudian juga bisa menurunkan tekanan darah. Sehingga penggunaan Stevia ini harus diatur, tidak sembarangan. Karena menurut penelitian dokter itu bahwa Stevia bisa dikonsumsi 4 mg per Kg berat badan kita. Jadi misalnya berat badan kita 50 kg dikali 4 mg adalah 200 mg Stevia yang boleh kita konsumsi per hari. Tapi tenang, berat daun Stevia ini ringan banget jadi kita bisa mengonsumsi Stevia ini untuk beberapa kali sehari. Tapi juga jangan berlebihan karena apabila kita penderita tekanan darah rendah maka tekanan darah bisa drop.

Cara Perkembangbiakan Tanaman Stevia

Perkembangbiakan Stevia bisa dikatakan sangat-sangat mudah. Bisa menggunakan dua cara, yang pertama adalah cara generatif dengan menggunakan bunga, karena stevia ini juga sangat mudah tumbuh bunganya apalagi dipacu dengan pupuk perangsang bunga misalnya KCL atau MOP.

Yang kedua adalah menggunakan vegetatif yaitu menggunakan stek batang. Saran saya adalah menggunakan stek yang relatif tua dengan ciri batang kecoklatan. Bisa juga dengan cara stek air.

Baca Juga : Cara Mencangkok Buah Tin

Cara Stek Batang Tanaman Stevia

Cara stek batang Stevia ini mudah sekali. Peralatan yang dibutuhkan juga tidak banyak, hanya pisau / cutter / gunting untuk memotong batang Stevia.

  1. Ambil batang Stevia yang agak tua.
  2. Potong beberapa daun untuk mengurangi penguapan agar batang tidak layu / kering.
  3. Ambil Polybag yang sudah ada media nya, dan tancapkan serta jangan lupa dieratkan supaya batang tidak goyang.
  4. Kita biarkan ditempat yang sudah diberi naungan / paranet agar daun tidak termakan sinar matahari.
  5. Kira-kira 30 – 35 hari, maka Stevia ini sudah tumbuh bagus dan bisa dipindahkan sebagai bibit Stevia yang baru.
Stek Daun Stevia

Stek Daun Stevia

Kalau menggunakan stek air langkah-langkahnya hampir sama, cuman yang membedakan batang nya kita masukkan ke media air misal di botol air mineral bekas dan tunggu sampai menghasilkan akar yang kuat untuk bisa dipindahkan ke media tanahnya.

Cara Mengkonsumsi Daun Stevia

Daun stevia ini bisa kita konsumsi dengan mengambil pucuk daun dan langsung mengkonsumsinya. Tapi, kalau dikonsumsi segar seperti ini ada rasa-rasa pengar (bagi sebagian orang tidak menyukainya) walaupun manisnya melekat ke mulut. Lain halnya kalau bikin minuman, tinggal kita petik beberapa daun dan dicampur ke air teh panas maka tehnya akan terekstrak dengan bagus dan rasanya manis.

Sehingga konsumsi yang bagus menurut saya, adalah bagaimana kita bisa mengeringkan daun stevia ini di dalam suhu yang terjaga yaitu 40 derajat celcius. Ingat ya 40° saja, karena kalau lebih dari 40 derajat maka kemungkinan zat-zat yang terkandung didalamnya itu akan hilang dan kehilangan senyawa aslinya sehingga warnanya pucat atau coklat bahkan sampai kehitaman.

Tapi perlu diperhatikan juga daun Stevia ini tidak diperkenankan untuk ibu hamil dan menyusui karena bisa drop tekanan darahnya. Sehingga hati-hati dan bijak mengkonsumsi herbal ini.

Ingat, sehat itu kita yang menentukan karena kalau bukan kita yang menentukan kita tidak akan sehat. Dan bijak dalam mengkonsumsi herbal, karena mengonsumsi herbal secara berlebihan juga akan menimbulkan efek negatif kepada kita.

Terimakasih semoga ada manfaatnya…